Tijjani Reijnders Teruskan Jejak Pemain Berdarah Indonesia di Man City
Tijjani Reijnders, gelandang baru Manchester City, adalah pemain timnas Belanda yang memiliki keturunan Indonesia.
Gelandang Tim Nasional Belanda, Tijjani Reijnders, resmi bergabung dengan Manchester City. Dia adalah kakak dari Eliano Reijnders dan menjadi bagian dari pemain keturunan Indonesia yang memperkuat klub The Citizens. Pengumuman mengenai kehadiran Tijjani Reijnders di Manchester City telah disampaikan secara resmi pada Rabu (11/6/2025). Pemain ini didatangkan dari klub Serie A, AC Milan, dengan biaya transfer sebesar 75 juta euro, yang setara dengan Rp1,3 triliun.
Dalam acara perkenalan, Tijjani membawa serta seluruh anggota keluarganya, termasuk ayah dan ibunya, serta adiknya, Eliano Reijnders, yang kini telah menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia. Kehadiran Tijjani di Manchester City menambah daftar panjang pemain berdarah Indonesia yang berkarier di klub dengan warna kebesaran biru langit tersebut. Berikut ini Bola.com menyajikan ulasan lengkapnya:
Tijjani berasal dari Indonesia
Meskipun Tijjani Reijnders akhirnya memilih untuk memperkuat Timnas Belanda, ia tidak pernah ragu untuk menyatakan kebanggaannya sebagai seorang pesepak bola yang memiliki darah Indonesia. Garis keturunan ini berasal dari ibunya, Angelina Lekatompessy, yang memiliki latar belakang dari Ambon, Maluku.
Dengan latar belakang tersebut, Reijnders, yang telah mencetak empat gol dalam 23 penampilan bersama Oranje, merasa sangat dekat dengan budaya Indonesia. Di berbagai kesempatan, pemain berusia 26 tahun ini sering kali mengekspresikan rasa bangganya terhadap warisan budaya yang diturunkan oleh keluarganya, termasuk makanan favoritnya, yaitu nasi goreng.
Pemain keturunan Indonesia yang ketiga adalah Nigel de Jong
Sejak beberapa tahun terakhir, Manchester City telah beberapa kali merekrut pemain yang memiliki keturunan Indonesia, sebelum akhirnya mendatangkan Tijjani Reijnders dari AC Milan. Salah satu nama yang paling dikenal adalah Nigel de Jong. Mantan gelandang andalan Timnas Belanda ini tercatat sebagai pemain The Citizens dari tahun 2009 hingga 2012, sebelum ia pindah ke AC Milan.
Selama kariernya di Manchester City, pemain yang memiliki darah Suriname-Belanda-Indonesia ini berhasil meraih berbagai gelar bergengsi. Di antara prestasi yang diraihnya adalah menjuarai Premier League pada musim 2011/2012, Piala FA pada tahun 2010/2011, serta Community Shield pada tahun 2012. Dengan kontribusinya yang signifikan, de Jong menjadi salah satu pemain yang dikenang dalam sejarah klub.
Figur Atlet Muda
Selain itu, ada juga Gabriel Han Willhoft-King, pemain muda berdarah Indonesia yang saat ini memperkuat Manchester City. Meskipun gelandang berusia 19 tahun ini lahir di Inggris, ia memiliki keturunan Indonesia. Namanya mulai dikenal ketika Bima Sakti sedang mempersiapkan Timnas Indonesia U-17 untuk berkompetisi di Piala Dunia U-17 2023. Ia menjadi salah satu pemain yang diharapkan dapat memperkuat tim tersebut. Namun, sayangnya, pemain yang juga merupakan bagian dari Timnas Inggris U-16 ini tidak memiliki paspor Indonesia. Akibatnya, ia tidak dapat dipanggil karena proses naturalisasinya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat tampil di Piala Dunia U-17 2023.
Sebelum bergabung dengan tim U-21 Manchester City, Gabriel lebih dulu menimba pengalaman di Tottenham Hotspur. Pada tahun 2024, ia memutuskan untuk bergabung dengan Manchester City setelah menolak tawaran kontrak dari Spurs. Keputusan ini menunjukkan komitmennya untuk berkembang lebih jauh dalam karier sepak bolanya. Dengan latar belakang yang unik dan potensi yang dimilikinya, Gabriel diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan di masa depan.