Keistimewaan Tijjani Reijnders yang Bikin Man City Rekrut dari AC Milan

Tim asal Inggris itu telah mencapai kesepakatan untuk merekrut gelandang asal Belanda, Tijjani Reijnders, dari AC Milan.

Aga Deta Anditya
Oleh Aga Deta Anditya - Reporter
Keistimewaan Tijjani Reijnders yang Bikin Man City Rekrut dari AC Milan
Selebrasi Tijjani Reijnders saat AC Milan berduel lawan Parma di San Siro, Minggu (26/01/2025). (c) AP Photo/Luca Bruno (© 2025 Liputan6.com)

Manchester City kembali melakukan investasi besar pada bursa transfer musim panas ini. Mereka telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan gelandang asal Belanda, Tijjani Reijnders, dari AC Milan. Pemain berusia 26 tahun ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi tim asuhan Pep Guardiola. City memang memerlukan penyegaran di lini tengah setelah mengalami musim yang kurang memuaskan.

Musim lalu, City terpaksa menyaksikan diri mereka finis di luar posisi dua besar Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir. Selain itu, mereka juga gagal meraih satu pun trofi, sehingga pembenahan skuad menjadi suatu keharusan.

Reijnders datang dengan harapan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Kevin De Bruyne. Dia diharapkan bisa membawa semangat baru untuk membantu City kembali menguasai kompetisi domestik. Dengan kehadiran Reijnders, diharapkan lini tengah City akan semakin kuat dan mampu bersaing dengan tim-tim lainnya.

Penambahan ini diharapkan dapat meningkatkan performa tim secara keseluruhan dan mengembalikan kejayaan yang pernah diraih City. Pep Guardiola tentu berharap bahwa investasi ini akan membuahkan hasil yang positif dalam perjalanan musim ini.

Reijnders diakui sebagai gelandang dengan visi yang sangat mengesankan. Ia memiliki kemampuan luar biasa dalam menerobos pertahanan lawan melalui umpan-umpan yang tepat sasaran. Pada musim lalu, ia berhasil mencatatkan 47 umpan yang berhasil menembus pertahanan lawan di Serie A, menjadikannya sebagai pemain terbaik dalam kategori tersebut di liga. Selain itu, Reijnders juga mencatatkan 147 kali berhasil memecah lini tengah lawan, yang menempatkannya di urutan ketujuh secara keseluruhan. Angka-angka ini menunjukkan betapa efektifnya ia dalam mendukung tim dalam serangan.

Kemampuan Reijnders tersebut berpotensi menjadi senjata baru bagi City di musim mendatang. Terlebih lagi, City memerlukan tambahan kreativitas di lini tengah setelah ditinggal oleh De Bruyne. Dengan visi dan kemampuan umpan yang dimilikinya, Reijnders dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim. Hal ini tentunya akan sangat membantu City dalam meraih kesuksesan di kompetisi yang akan datang.

Reijnders tidak hanya handal dalam mengatur serangan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mencetak gol. Pada musim lalu, ia berhasil mencatatkan 10 gol di Serie A, yang merupakan prestasi terbaiknya hingga saat ini. Ia sering kali melakukan pergerakan dari lini kedua untuk mendukung serangan, mirip dengan gaya bermain Scott McTominay. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, ia menjadi pemain yang paling diandalkan oleh Milan di momen-momen krusial.

Selain itu, Reijnders juga melepaskan 77 tembakan selama musim lalu. Angka tersebut menjadi yang terbanyak di antara pemain non-penyerang di Serie A. Gaya permainannya yang dinamis sangat mendukung strategi City yang sering mengandalkan serangan balik yang cepat dan pergerakan vertikal. Dengan kemampuan ini, Reijnders diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim.

Namun, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Statistik defensif Reijnders musim lalu tergolong tidak mengesankan. Ia hanya berhasil mencatatkan 0,8 tekel setiap 90 menit dan 3,6 kali merebut bola dari lawan. Angka tersebut merupakan yang terendah di antara gelandang Serie A yang telah bermain minimal 1.000 menit. Beruntung, di Manchester City, ia akan berkolaborasi dengan Rodri yang memiliki kemampuan bertahan yang sangat baik. Di harapkan, kombinasi ini dapat saling melengkapi di lini tengah.

Saat ini, Reijnders memiliki kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan Liga Inggris yang cepat dan intens. Jika ia berhasil, bukan tidak mungkin ia dapat menjadi kunci keberhasilan City di musim depan. Sebagaimana dilansir oleh sumber: Opta, perkembangan Reijnders akan sangat menarik untuk diikuti, terutama dalam konteks adaptasinya di liga yang terkenal kompetitif ini.

Rekomendasi