Waspada Modus Baru! Disdukcapil Batam Imbau Jangan Panik, Ini Cara Hindari Penipuan IKD
Disdukcapil Batam mengingatkan warga untuk waspada terhadap modus penipuan IKD yang merugikan jutaan rupiah. Kenali ciri-cirinya agar tidak menjadi korban penipuan IKD!
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat. Peringatan ini terkait maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan petugas Disdukcapil.
Modus kejahatan ini bertujuan untuk mengelabui warga agar mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui telepon. Beberapa warga telah melaporkan kerugian finansial yang signifikan, mencapai jutaan rupiah.
Sekretaris Disdukcapil Batam, John Lee, menegaskan bahwa aktivasi IKD tidak pernah dilakukan melalui panggilan telepon. Warga diminta untuk selalu waspada terhadap upaya penipuan ini demi menjaga keamanan data pribadi mereka.
Modus Penipuan IKD yang Meresahkan Warga Batam
Pelaku penipuan IKD beraksi dengan menghubungi warga melalui telepon. Mereka mengaku sebagai pegawai Disdukcapil Batam dan mendesak korban untuk segera mengaktifkan IKD. Seringkali, panggilan ini dilakukan di luar jam kerja resmi.
John Lee, Sekretaris Disdukcapil Batam, mengungkapkan bahwa dirinya sendiri pernah menjadi sasaran modus ini. “Saya sendiri juga pernah ditelepon. Mereka mengaku dari Disdukcapil, lalu mendesak saya mengaktifkan IKD saat itu juga,” ujarnya.
Pelaku biasanya beralasan bahwa aktivasi harus dilakukan segera, menciptakan rasa urgensi palsu. Pihak Disdukcapil Batam telah menerima sejumlah laporan dari masyarakat yang menjadi korban penipuan IKD ini. Kerugian yang dialami korban bahkan mencapai jutaan rupiah.
Prosedur Resmi Aktivasi IKD dan Pentingnya Kewaspadaan
John Lee menegaskan bahwa proses pengaktifan IKD tidak pernah dilakukan melalui telepon. Aktivasi IKD yang sah hanya bisa dilakukan secara resmi di kantor Disdukcapil Batam atau di kantor kecamatan. Proses ini selalu disertai dengan pendampingan langsung dari petugas yang berwenang.
Masyarakat diimbau untuk tidak pernah percaya jika ada pihak yang meminta PIN atau kode pribadi. “Jangan sekali-kali memberikan akses data pribadi melalui link atau panggilan telepon,” kata John Lee. Jika ada yang menelpon dan mengaku dari Disdukcapil, warga disarankan untuk langsung mengabaikannya.
Identitas Kependudukan Digital (IKD) sendiri merupakan inovasi pemerintah pusat untuk memudahkan akses layanan kependudukan. IKD memungkinkan pengajuan akta kelahiran, kematian, pindah domisili, hingga perubahan data secara digital. IKD juga sudah terintegrasi dengan layanan perbankan seperti Bank BNI dan BRI untuk berbagai keperluan.
Langkah Cepat Jika Menjadi Korban dan Saluran Pengaduan Resmi
Bagi masyarakat yang terlanjur menjadi korban penipuan IKD, Disdukcapil Batam menyarankan untuk segera melapor ke pihak kepolisian. Laporan ini penting untuk menindaklanjuti kasus dan mencegah kerugian lebih lanjut. Beberapa korban telah kehilangan uang hingga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.
Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan aduan atau melakukan konfirmasi langsung kepada Disdukcapil Batam. Saluran resmi yang disediakan adalah call center di nomor +62 895-3162-2464. Nomor ini dapat dihubungi untuk memverifikasi informasi atau melaporkan aktivitas mencurigakan.
Kewaspadaan adalah kunci utama untuk menghindari modus penipuan IKD ini. Selalu pastikan Anda berinteraksi dengan petugas resmi di lokasi yang sah. Jangan mudah tergiur oleh desakan atau tawaran yang tidak masuk akal melalui saluran komunikasi yang tidak terverifikasi.
Sumber: AntaraNews