Tahukah Anda? Aksi Mahasiswa Lhokseumawe Berlangsung Damai, Danrem Lilawangsa Apresiasi Ketertiban
Aksi Mahasiswa Lhokseumawe di DPRK berlangsung damai dan tertib, menuai pujian dari Danrem 011/Lilawangsa. Simak detail aspirasi dan respons pemerintah setempat.
Pada Senin, 1 September, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe, Aceh, berakhir dengan damai dan tertib. Massa mahasiswa membubarkan diri secara teratur setelah menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak berwenang.
Aksi tersebut melibatkan gabungan mahasiswa dari Universitas Malikussaleh (Unimal), Politeknik, serta Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Mereka datang untuk menyuarakan berbagai masukan dan aspirasi yang ditujukan kepada pemerintah daerah.
Setelah beberapa jam berorasi, perwakilan mahasiswa akhirnya ditemui oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran dan Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar. Pertemuan ini menjadi titik kulminasi dari penyampaian tuntutan mereka.
Apresiasi Danrem Terhadap Aksi Damai
Kolonel Inf Ali Imran, Komandan Korem 011/Lilawangsa, menyatakan kekagumannya terhadap jalannya aksi mahasiswa Lhokseumawe yang berlangsung sangat kondusif. Menurutnya, aksi ini menunjukkan kedewasaan para mahasiswa dalam menyampaikan pendapat.
"Mereka ini hanya ingin menyampaikan aspirasi dan masukan ke pemerintah," ujar Kolonel Ali Imran, menegaskan bahwa tujuan aksi adalah untuk kepentingan bersama dan kemajuan bangsa. Ia melihat niat baik di balik setiap orasi yang disampaikan.
Danrem juga memuji respons positif dari para mahasiswa dan masyarakat yang bersedia mendengarkan tanggapan dari para pejabat pemerintahan. Hal ini dinilai sebagai masukan yang konstruktif untuk perbaikan di masa mendatang.
Ketertiban aksi mahasiswa Lhokseumawe ini menjadi contoh bagaimana demokrasi dapat berjalan tanpa harus diwarnai kekerasan. Kolonel Ali Imran menekankan pentingnya menjaga perdamaian di setiap kegiatan publik.
Pesan Perdamaian dan Pembangunan Aceh
Kolonel Inf Ali Imran secara khusus mengapresiasi orasi kolektif sosial yang dilakukan para mahasiswa dengan damai. Ia menyoroti kekompakan mereka dalam menyampaikan pesan-pesan positif untuk membangun kemajuan bangsa.
"Namun, jangan lepas kontrol atau anarkis, itu tidak benar, tidak baik," pesan Kolonel Ali Imran, mengingatkan agar setiap aksi tetap berada dalam koridor hukum dan etika. Ia menekankan bahwa anarkisme bukanlah jalan yang benar.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan kedamaian di daerah Aceh. "Tunjukkan kedamaian di daerah kita, bahwa Aceh itu damai dan aman," tambahnya, menegaskan identitas Aceh sebagai daerah yang cinta damai.
Sebagai putra Aceh, Kolonel Ali Imran mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun provinsi tercinta ini. Aksi mahasiswa Lhokseumawe diharapkan menjadi bagian dari upaya kolektif untuk kemajuan daerah.
Sumber: AntaraNews