Surya Paloh Respons Prabowo Dua Periode, Sebut Pilpres 2029 Masih Lama
Ia menegaskan bahwa keputusan politik, termasuk soal arah dukungan, akan dipertimbangkan pada waktu yang tepat.
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, angkat bicara terkait sejumlah partai politik yang telah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju dua periode pada Pilpres 2029. Menurut Paloh, pembahasan mengenai dukungan tersebut masih terlalu dini karena kontestasi politik lima tahunan itu masih cukup lama.
“Ah itu nanti kita sudah pikirkan. Kan kita ada di sana,” kata Paloh kepada wartawan, Sabtu (21/2/2026).
Ia menegaskan bahwa keputusan politik, termasuk soal arah dukungan, akan dipertimbangkan pada waktu yang tepat.
Wacana Koalisi Permanen Masih Dikaji
Terkait wacana pembentukan koalisi permanen antarpartai politik, Paloh menyatakan hal tersebut terbuka untuk dipertimbangkan. Namun hingga kini, belum ada keputusan resmi yang diambil Partai NasDem.
"Koalisi permanen boleh saja dipertimbangkan, enggak ada masalah. Tetapi belum kita putuskan kan. Pertimbangan bagus," ujar Surya Paloh.
Menurutnya, setiap opsi politik harus melalui kajian matang sebelum diputuskan secara formal.
Sekat-Sekat Sosial Bisa Jadi Ancaman Persatuan
Meski membuka ruang pembahasan soal koalisi, Paloh menekankan bahwa tujuan utama berpolitik tidak boleh melenceng dari misi besar membangun bangsa.
“Sekali lagi esensi yang paling utama, gol besar kita apa? Jawabannya sederhana: kemajuan kita dalam berbangsa dan bernegara,” kata dia.
Ia juga menyoroti pentingnya mengurangi sekat-sekat sosial dalam dinamika politik nasional. Paloh mengingatkan bahwa pengkotak-kotakan berdasarkan suku, agama, maupun latar belakang sosial dapat menjadi ancaman bagi persatuan.
“Ketika kita bicara semua kita, maka pengkotak-kotakan yang terjadi karena baik itu perbedaan suku, agama, latar belakang status sosial, dan sebagainya itu harusnya kita nomor duakan kalau kita tidak bisa hilangkan sama sekali. Yang paling ideal itu jangan lagi berpikir ke arah sana,” jelasnya.