SBY Bicara Tegas: Cawe-Cawe Adalah Abuse of Power, Dosa Besar!
Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bicara soal godaan kepada penguasa. SBY menyebut, penyalahgunaan kekuasaan adalah dosa terbesar.
Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bicara soal godaan kepada penguasa. SBY menyebut, penyalahgunaan kekuasaan adalah dosa terbesar.
"Ingat, godaan kepada penguasa. Dalam dunia politik, penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power adalah dosa terbesar, perbuatan tercela dan hakikatnya adalah pelanggaran terhadap amanah konstitusi," kata SBY dalam acara kongres Partai Demokrat di Jakarta, Senin (24/2).
"Jangan pernah ada kader Demokrat yang melakukan dosa besar seperti ini," sambungnya.
Presiden ke-6 RI ini lalu berpesan kepada para kader agar tidak takut kepada para pihak yang ingin merampas kedaulatan partai.
"Pesan saya, ke depan jangan pernah kita takut menghadapi siapapun jika kedaulatan partai kita hendak dirampas. Jika kita harus menegakan kebenaran dan keadilan di negeri ini," ujarnya.
SBY mengungkap, selama dua periode memimpin negara, ia tidak pernah terlintas dipikirannya untuk cawe-cawe. Bahkan, campur tangan untuk merampas sebuah partai.
"10 tahun saya memimpin negeri ini dengan dukungan penuh Partai Demokrat, tidak pernah terlintas dalam pikiran saya, apalagi melakukan cawe-cawe dan intervensi buruk untuk merampas kedaulatan sebuah partai, terhadap parpol manapun, apapun posisinya, apakah sebagai oposisi atau bagian dari koalisi Pemerintahan," tuturnya.
"Ini adalah iktikad yang saya pahami. Moral politik, nilai-nilai demokrasi serta kepatuhan kepada pranata hukum, the rule of law," tutupnya.