Polri Kirim Logistik Sumatera Utara: 4,4 Ton Bantuan Tiba untuk Korban Bencana
Polri kembali kirimkan 4,4 ton logistik ke Sumatera Utara, memperkuat operasi tanggap darurat bencana. Bantuan ini penting untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana alam. Sebanyak 4.459 kilogram bantuan logistik dikirimkan ke wilayah Sumatera Utara pada hari Minggu. Pengiriman ini bertujuan untuk memperkuat operasi tanggap darurat di lokasi terdampak.
Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menegaskan bahwa ini adalah pengiriman hari kedua. Konsistensi Polri sangat penting untuk mendukung penanganan bencana. Mereka memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan lapangan dapat terpenuhi dengan baik.
Bantuan tersebut diharapkan segera digunakan oleh para korban dan tim di lapangan. Hal ini demi mempercepat proses penanganan di titik-titik kritis. Polri berkomitmen penuh untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Ragam Bantuan Logistik Prioritas untuk Korban
Dalam pengiriman logistik ke Sumatera Utara kali ini, Polri memprioritaskan kebutuhan dasar dan penyelamatan. "Kami mengirimkan Gajahfood 684 kilogram (57 koli), perahu karet 280 kilogram (4 koli)," jelas Erdi. Kebutuhan pangan dan alat evakuasi menjadi fokus utama untuk membantu korban bencana.
Selain itu, perlengkapan untuk hunian sementara juga menjadi perhatian serius dalam bantuan logistik Polri. "Tiang tenda 630 kilogram (14 koli), tenda 316 kilogram (4 koli), serta besi konektor tenda 200 kilogram (4 koli) turut dikirim," tambahnya. Sebanyak 15 unit velbed dengan total bobot 450 kilogram juga disertakan untuk mendukung akomodasi personel di lapangan.
Dukungan Peralatan Teknis dan Operasional Lapangan
Polri juga menyalurkan berbagai perlengkapan teknis yang krusial untuk operasional di lapangan. "Kami menyalurkan MTP-FT 850 kilogram (50 koli), pemanas MTP-FT 75 kilogram (25 koli), genset portabel 129 kilogram (3 koli), serta panel surya 105 kilogram (7 koli)," ujar Erdi. Peralatan ini vital untuk memastikan pasokan listrik dan komunikasi tetap berjalan di area bencana.
Tidak hanya itu, perlengkapan pendukung lain juga disertakan untuk menunjang aktivitas tim di lapangan dan korban. Pengiriman logistik ke Sumatera Utara ini juga mencakup jas hujan 620 kilogram (17 koli), goni 90 kilogram (2 koli), dan lampu penerangan 30 kilogram (3 koli). Semua item ini dirancang untuk mendukung kondisi cuaca dan penerangan yang mungkin terbatas.
Seluruh logistik tersebut telah dikemas dalam puluhan koli agar pendistribusian berjalan cepat dan tepat sasaran. "Kami berharap bantuan pada hari kedua ini dapat segera digunakan di area terdampak dan mempercepat penanganan di titik-titik kritis," tutur Erdi. Upaya ini menegaskan konsistensi Polri dalam mendukung penanganan bencana di Sumatera Utara.
Sumber: AntaraNews