PDIP Ingatkan Para Kader: Semua Tidak akan Bisa Jadi Kepala Daerah tanpa Partai Politik
Menurut Djarot, kepala daerah tidak bisa hadir tanpa adanya partai politik sebagai kendaraan politik yang sah.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar pembekalan bagi Kepala/Wakil Kepala Daerah Se-Indonesia yang menjadi pemenang Pilkada 2024. Acara ini dilaksanakan di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, selama tiga hari, Jumat-Minggu (16–18 Mei 2025).
Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat membuka sesi dengan menyampaikan pentingnya memahami hubungan antara kepala daerah dan partai politik.
"Bagaimana relasi atau bagaimana hubungan antara partai politik, PDI Perjuangan, dengan Bapak-Ibu sebagai Kepala Daerah, atau Wakil Kepala Daerah, dan Tujuan Negara. Supaya kita punya persepsi yang sama," kata Djarot, Jumat (16/5).
Menurut Djarot, kepala daerah tidak bisa hadir tanpa adanya partai politik sebagai kendaraan politik yang sah.
"Artinya, Anda semua tidak akan bisa menjadi Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah tanpa partai politik. Betul?" ucap Djarot, yang langsung dijawab “Betul” oleh peserta.
Partai Alat Perjuangan Bangun Karakter Bangsa
Djarot kemudian mengutip Anggaran Dasar partai, Pasal 6, yang menyebut, partai politik merupakan alat perjuangan dalam membentuk karakter bangsa berdasarkan Pancasila.
"Tujuannya adalah mewujudkan cita-cita reformasi sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, dan mewujudkan Indonesia sejahtera, berkeadilan sosial yang bergaulan dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan," pungkasnya.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, didampingi oleh M. Prananda Prabowo, Ganjar Pranowo, dan sejumlah elite DPP PDIP.
Megawati mengenakan pakaian merah hitam dan disambut antusias oleh para peserta dengan tepuk tangan dan lagu Solid Bergerak.
Hadir pula tokoh-tokoh seperti Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, Deddy Yevri Sitorus Sri Rahayu dan lainnya.
Wakil Sekjen PDIP Aryo Adhi Dharmo memimpin pengorganisasian para peserta yang telah hadir sejak pukul 13.30 WIB.
Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya tiga stanza, kemudian dilanjutkan dengan Mars dan Hymne PDIP. Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid membacakan Dedication of Life Bung Karno, sementara doa dipimpin oleh Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi.
Pembekalan ini bersifat tertutup untuk awak media dan masyarakat umum.