Kemendagri Tekankan Pentingnya Orientasi Kerja Pemdes untuk Masyarakat Desa
Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir mengingatkan pentingnya Orientasi Kerja Pemdes yang berfokus pada kepentingan masyarakat, menekankan sinergi dan dampak nyata bagi desa.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, baru-baru ini menegaskan pentingnya orientasi kerja pemerintah desa (pemdes) yang berpusat pada kepentingan masyarakat luas. Penegasan ini disampaikan dalam sebuah acara penting, yakni Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) periode 2026–2031.
Tomsi Tohir secara eksplisit menekankan bahwa seluruh jajaran pemdes harus berupaya keras untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kesejahteraan warga desa. Pernyataan ini bertujuan untuk mendorong pemdes agar lebih fokus pada dampak nyata dan positif bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.
Acara penting tersebut berlangsung di Auditorium Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2026. Kehadiran sejumlah menteri dan pejabat tinggi lainnya turut menandai signifikansi kegiatan ini bagi pembangunan desa di Indonesia.
Memperkuat Orientasi Kerja Pemdes untuk Kesejahteraan Masyarakat
Dalam sambutannya, Tomsi Tohir secara khusus berharap agar kepengurusan APDESI yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai kementerian serta lembaga terkait. Fokus utama harus selalu diarahkan pada hal-hal yang benar-benar memberikan dampak positif dan signifikan bagi masyarakat desa.
Orientasi Kerja Pemdes yang secara konsisten berpihak pada rakyat merupakan fondasi utama dalam tata kelola pemerintahan desa yang efektif dan partisipatif. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap kebijakan, program, dan inisiatif yang dijalankan benar-benar relevan dengan kebutuhan serta aspirasi warga. Dengan demikian, proses pembangunan di tingkat desa dapat berjalan secara optimal dan hasilnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Tomsi juga memberikan peringatan kepada para pengurus agar tidak mudah terjebak dalam dinamika komunikasi yang kurang produktif dan cenderung tidak substansial. Isu-isu yang tidak esensial juga harus dihindari agar energi dan sumber daya organisasi tidak terbuang sia-sia. Prioritas utama harus selalu tertuju pada agenda-agenda yang mampu membawa perubahan nyata dan berkelanjutan bagi kemajuan desa.
Sinergi Kuat Antar Lembaga untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan
Atas nama Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada seluruh pengurus DPP APDESI yang baru saja dilantik. Ia menyatakan harapan besar agar amanah yang diemban dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan dan kesejahteraan desa di seluruh Indonesia. Keberadaan Kemendagri, bersama kementerian-kementerian lain, akan senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap setiap upaya APDESI.
Sinergi yang kuat dan berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta organisasi desa seperti APDESI adalah faktor krusial dalam mencapai pembangunan desa yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor ini memastikan bahwa program-program pembangunan dapat terintegrasi dengan baik, menghindari duplikasi, dan memaksimalkan efektivitas sumber daya. Dukungan penuh dari berbagai pihak akan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan desa yang inklusif.
Kegiatan pelantikan dan rakernas ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari jajaran pemerintahan pusat. Di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen tinggi pemerintah dalam mendukung kemajuan desa.
Selain itu, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria juga turut hadir memberikan dukungannya pada acara tersebut. Sekretaris Jenderal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Taufik Madjid, serta Ketua Umum DPP APDESI Junaedhi Mulyono, juga tampak hadir bersama jajaran pengurus DPP APDESI periode 2026–2031. Kehadiran para pejabat ini menegaskan pentingnya peran APDESI dalam ekosistem pembangunan nasional.
Sumber: AntaraNews