Fakta Unik: Dokter RSUD Cabangbungin Bekasi Masuk 10 Besar PNS Berprestasi Jabar Kategori 'Future Leader'
Seorang dokter dari RSUD Cabangbungin Bekasi, drg. Yunita Ambarwati, berhasil menembus 10 besar kandidat PNS Berprestasi Jabar 2025 kategori 'Future Leader' berkat inovasinya.
drg. Yunita Ambarwati, seorang dokter gigi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, menorehkan prestasi membanggakan. Ia berhasil masuk dalam daftar 10 besar kandidat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Berprestasi Inovatif dan Inspiratif Provinsi Jawa Barat 2025. Pencapaian ini diraih dalam kategori 'Future Leader' yang sangat kompetitif.
Penilaian krusial ini dilakukan oleh Tim Visitasi Lapangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat. Proses seleksi tahap ketiga tersebut berlangsung di Aula Gedung RSUD Cabangbungin pada Sabtu, 28 September. Keberhasilan ini menjadi sorotan utama bagi institusi dan rekan kerjanya.
Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian drg. Yunita. Prestasi ini menunjukkan kontribusi luar biasa drg. Yunita baik di lingkungan rumah sakit maupun di luar. Inovasinya telah memberikan dampak positif yang signifikan.
Inovasi Unggulan yang Mendongkrak Kualitas Pelayanan
Salah satu inovasi utama yang membawa drg. Yunita Ambarwati meraih posisi terhormat ini adalah Sistem Dokumentasi Mutu (Sidomu). Inovasi ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan kualitas layanan rumah sakit secara menyeluruh. Sidomu telah terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan akreditasi rumah sakit.
Berkat implementasi Sidomu, RSUD Cabangbungin berhasil mencapai akreditasi paripurna. Capaian ini merupakan bukti nyata efektivitas sistem yang dirancang oleh drg. Yunita. Sistem ini bukan sekadar ide, melainkan program yang terstruktur dan berdampak nyata.
drg. Yunita Ambarwati menjelaskan bahwa Sidomu bukan hanya sekadar nama inovatif. "Inovasi Sidomu itu bukan hanya sekadar menyebut nama, tapi benar-benar terprogram secara sistematis," ucapnya. Ia menekankan bahwa sistem ini telah terprogram secara sistematis dan memberikan hasil konkret.
Peran Pemimpin dan Inovasi Sosial drg. Yunita
Selain inovasi internal, drg. Yunita Ambarwati juga dikenal sebagai sosok pemimpin yang aktif dalam berbagai aspek kelembagaan. Ia menjabat sebagai Ketua Koperasi Rusa Berlian dan Ketua Tim Satuan Pengawasan Internal (SPI). Peran ganda ini menunjukkan kapasitas kepemimpinannya yang kuat.
Inovasi lain yang menunjukkan kepedulian sosial drg. Yunita adalah Sistem Kolaborasi Teledentistry Cegah Stunting (Si Kriting). Program ini berfokus pada penanganan stunting di wilayah terpencil. Daerah seperti Muaragembong dan sekitarnya menjadi sasaran utama inovasi ini.
Inovasi Rusa Berlian, yang juga digagas oleh drg. Yunita, sebelumnya telah meraih penghargaan. Ini membuktikan konsistensinya dalam menciptakan solusi inovatif. Kontribusi nyata ini sangat diapresiasi oleh berbagai pihak.
Menuju Tahap Debat dan Harapan Juara
Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani, menyatakan optimisme tinggi terhadap drg. Yunita. Ia yakin drg. Yunita mampu melewati tahap visitasi dengan baik. Tahap ini merupakan bagian krusial sebelum melangkah ke babak selanjutnya.
Proses seleksi akan berlanjut ke tahap debat, di mana para finalis akan diuji melalui simulasi isu. Mereka juga harus memaparkan argumentasi di hadapan dewan juri yang kompeten. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi semua kandidat.
drg. Yunita Ambarwati mengakui bahwa semua kandidat memiliki kemampuan luar biasa. Ia berharap bisa melaju hingga tahap debat dan bahkan menjadi juara pertama. Namun, yang terpenting adalah inovasi yang diciptakan mampu berkontribusi nyata.
"Semua kandidat luar biasa, kalau bisa masuk enam besar saja sudah sangat membanggakan namun tentu harapannya bisa menjadi juara pertama. Terpenting adalah bagaimana inovasi yang kita ciptakan mampu berkontribusi untuk meningkatkan pelayanan publik secara optimal," ujar drg. Yunita. Ia menekankan pentingnya dampak inovasi bagi pelayanan publik.
Sumber: AntaraNews