Dasco Minta BPS Kebut Pendataan Rumah Rusak Bencana Sumatra, Harus Selesai Sebelum Lebaran
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan data.
Badan Pusat Statistik (BPS) tengah mendata hunian yang rusak pasca bencana Sumatra. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menyebut, pihaknya akan mengumpulkan geotagging hingga kondisi rumah dan infrastruktur di wilayah bencana Sumatra.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan data.
"Baik, itu kira-kira pendataannya berapa lama ya, Bu? Karena kalau dia semakin cepat, artinya kemudian fasilitas-fasilitas, hak-hak yang akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak akan semakin cepat," ujar Dasco dalam rapat Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, di Aceh, Sabtu (10/1).
"Iya, Pak. Kami berencana sekitar dua minggu pak, akhir bulan ini selesai kalau pendataan lapangan. Tapi kalau respons cepatnya dua hari kami selesai, Pak, untuk respons cepat,”jawab Amalia.
Dasco lantas meminta pendataan BPS selesai dalam waktu seminggu. Dasco meminta mitigasi pascabencana rampung sebelum Lebaran.
Prioritaskan Data Hunian
"Boleh minta seminggu nggak? Ini kata Satgas (Pemerintah) dibilang kalau dua minggu kelamaan. Karena ini kan waktu ke waktu, untuk sementara kita ini tadi dari hasil pembicaraan, kita akan menargetkan seluruh daerah tersentuh secara bertahap dan mitigasi bisa terselesaikan sebelum Lebaran ini," ujar Dasco.
Senada dengan Dasco, Ketua Satgas Pemerintah, Tito Karnavian juga meminta BPS memprioritaskan data hunian rusak ringan dan sedang.
"Yang prioritas, super prioritas itu adalah rumah ringan dan sedang, supaya begitu BNPB sudah turun, sudah ada di semua, kita sudah mulai dari minggu lalu semua kepala daerah sudah bergerak," ujar Tito.