Amien Rais ke Prabowo: Hati-Hati dengan Kepentingan Asing, Sekali Lagi Kepentingan Asing!
Amien Rais menyebut ada dua hal yang harus diperbaiki Prabowo ke depannya. Dua hal ini adalah soal Polri dan sumber daya alam (SDA).
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah memasuki tahun pertama pemerintahannya. Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais pun ikut angkat bicara memberikan masukan dan evaluasi.
Amien Rais meminta Prabowo untuk melakukan sejumlah langkah di masa satu tahun kepemimpinannya.
"Setelah satu tahun memimpin bangsa Indonesia, sudah saatnya Presiden memulai memangkas kekuatan-kekuatan politik yang tidak ingin melihat bangsa dan negara Indonesia melakukan perbuatan-perbuatan yang positif, produktif dan konstruksi buat masa depan yang lebih cerah dan menjanjikan," ujar Amien Rais dalam keterangannya, Selasa (21/10).
Amien Rais menyebut ada dua hal yang harus diperbaiki Prabowo ke depannya. Dua hal ini adalah soal Polri dan sumber daya alam (SDA).
Amien Rais melalui Partai Ummat secara tegas mendesak agar fungsi Polri dikembalikan ke khittahnya sebagai alat negara yang konstitusional. Partai Ummat mengutip UUD 1945 Pasal 30 Ayat (4) yang menegaskan tugas Polri adalah menjaga keamanan, ketertiban, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
"Polri bukanlah 'Partai Coklat' yang menjadi andalan kekuatan politik tertentu atau oligarki. Ini merupakan bentuk penghinaan terhadap diri institusi itu sendiri dan bertentangan dengan tugas konstitusionalnya," terang Amien Rais.
Amien juga mengingatkan Prabowo untuk memberi perhatian khusus pada Pasal 33 UUD 1945. Amien Rais menilai saat ini SDA Indonesia dikuasai oleh pemilik modal dan oligarki.
"Karena selama ini para pemilik modal dan kaum oligarki, luar, apalagi dalam negeri menguras kekayaan alam Indonesia untuk kepentingan mereka, yang ditinggalkan buat bangsa Indonesia hanyalah kehancuran ekologis yang tak terperikan dan kemiskinan massal di wilayah seluruh pertambangan," tegas Amien Rais.
Amien Rais menambahkan, sebagai solusi Partai Ummat mengusulkan agar SDA dikelola sepenuhnya oleh negara serta mendorong prinsip-prinsip seperti transparansi dan efisiensi pengelolaan SDA. Prinsip-prinsip ini juga melalui diversifikasi ekonomi dan hilirisasi agar tidak bergantung pada ekspor bahan mentah; dan adanya kebijakan dan eksploitasi berkelanjutan (sustainable extraction), serta pembentukan Sovereign Wealth Fund (Dana Kekayaan Negara) untuk warisan lintas generasi.
"Yang paling penting, transparansi dan efisiensi pengelolaan SDA. Hati-hati dengan kepentingan asing. Sekali lagi, kepentingan asing!" seru Amien Rais.