Website DPRD Sulteng Diretas, Berubah jadi Tampilan Judi Online
Saat ini, website DPRD Sulteng sudah tidak bisa akses.
Website milik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah yakni dprd.sultengprov.go.id diretas dan menampilkan judi online (judol). Sekretariat DPRD Sulteng baru mengetahui website diretas siang tadi, Senin (9/6).
Kepala Sub Bagian Humas dan Protokol DPRD Sulteng, Hamka membenarkan website milik DPRD Sulteng diretas. Ia menyebut saat ini tim Informasi Teknologi (IT) sedang bekerja untuk menormalkan kembali website.
"Ini sudah kami laporkan dan sementara tim IT kami sedang bekerja. Kami juga sedang koordinasi dengan (Dinas) Kominfo, saya minta untuk dinonaktifkan sementara domainnya sambil kita perbaiki website-nya," ujarnya saat dihubungi melalui telepon.
Hamka mengaku selama ini website DPRD Sulteng sering digunakan untuk mengunggah kegiatan-kegiatan anggota DPRD Sulteng. Hamka mengaku baru mengetahui website DPRD Sulteng diretas siang tadi.
"Selama ini memang aktif, sebelum libur Idulaadha kemarin kami masih unggah kegiatan-kegiatan rencana strategis DPRD Sulteng. Saya baru tahu (website DPRD Sulteng diretas) tadi siang," tuturnya.
Hamka mengaku website DPRD Sulteng diretas setelah adanya penyampaian di grup WhatsApp. Mengetahui website DPRD Sulteng diretas, Hamka mengaku langsung menghubungi tim IT.
"Kebetulan teman-teman di grup pengelola website mengatakan kita punya website diretas. Sehingga saya langsung telepon tadi dengan tim IT dan langsung ditangani," sebutnya.
Hamka menyebut isi data di dalam website hanya kegiatan-kegiatan Sekretariat dan anggota DPRD Sulteng. Meski demikian, Hamka menyebut data tersebut penting.
"Kalau penting, semua penting. Karena di situ publikasi seluruh kegiatan anggota DPRD Sulteng. Publikasi kegiatan-kegiatan seperti hasil kunjungan. Jadi kami semua upload melalui website itu untuk publikasi," tegasnya.
Hamka berharap website DPRD Sulteng bisa secepatnya kembali normal. Saat ini, website DPRD Sulteng sudah tidak bisa akses.