Viral Pengendara Yaris Merah Bersitegang dengan Operator SPBU, Begini Kronologinya
Kericuhan berawal saat konsumen yang mengendarai mobil Suzuki Yaris berwarna merah masuk ke SPBU untuk mengisi BBM dengan cara menggeber gas.
Heboh video di media sosial saat pengendara mobil Toyota Yaris bersitegang dengan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Biringkanaya. Manajer SPBU Biringkanaya, Fajar mengatakan cekcok terjadi akibat kesalahpahaman.
Fajar mengatakan kronologi berawal saat konsumen yang mengendarai mobil Suzuki Yaris berwarna merah masuk ke SPBU untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) dengan cara menggeber gas. Hal tersebut memicu keributan.
"Pada waktu kejadian itu, si konsumen memasuki SPBU dengan cara yang ngegas. Memang situasinya memicu keributan," ujarnya kepada wartawan, Senin (3/2).
Mula Kericuhan
Fajar menduga konsumen marah karena diarahkan oleh operator ke mesin pompa SPBU yang tak ada antrean. Ia menegaskan operator sudah bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), karena mengarahkan mobil tersebut ke pompa mesin yang tidak ada antrean.
"Tangkinya kita isikan. Ketika ada pompa kosong, kita (operator) arahkan ke yang kosong. Cuma situasinya si konsumen ini tidak menerima dengan alasan bahwa si konsumen ini tidak suka dengan operator tersebut," tuturnya.
Meski sempat bersitegang, Fajar mengaku operator tetap mengisikan BBM. Fajar menduga terjadi kesalahpahaman antara operator dan konsumen.
"Tetap diisikan (BBM) dan kami juga sudah dikonfirmasi pihak Pertamina terkait video yang tersebar. Saya juga sudah konfirmasi bahwa ini kejadian adalah kesalahpahaman," kata dia.
Tidak Ada Penganiayaan
Fajar juga membantah adanya informasi jika operatornya melakukan penganiayaan terhadap konsumen. Tetapi, Fajar menyebut operator yang dicekik dan ditendang oleh konsumen.
"Kalau penganiayaan itu tidak ada, pengerusakan juga tidak ada. Yang ada video tersebar itu yang saya lihat adalah operator saya di situ dicekik lehernya dan ada juga kata-kata kasar," ucapnya.