Unik! Tempuh Jalur Sungai, Polantas Banjarmasin Gencar Edukasi Lalu Lintas ke Siswa SD
Polantas Banjarmasin tak gentar menempuh jalur sungai demi gencar berikan edukasi lalu lintas kepada siswa SD. Simak bagaimana program 'Polisi Sahabat Anak' ini menyentuh pelosok!
Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polresta Banjarmasin terus berupaya menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini. Mereka gencar memberikan edukasi lalu lintas kepada para siswa sekolah dasar di wilayah kota setempat.
Kali ini, target edukasi adalah siswa-siswi SDN Basirih 10 Banjarmasin, sebuah lokasi yang menantang untuk dijangkau. Para Polantas bahkan harus menempuh jalur sungai menggunakan kelotok untuk sampai di sekolah tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program "Polisi Sahabat Anak" yang dicanangkan Satlantas Polresta Banjarmasin. Tujuannya adalah menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas dengan pemahaman dini.
Perjalanan Edukasi Menembus Batas Sungai
Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Banjarmasin, Ipda Ansyah Bhakti Satyabharda, menegaskan komitmen mereka. "Kami akan terus memberikan edukasi kepada para siswa mulai tingkat taman kanak kanak sampai tingkat perguruan tinggi," ujarnya. Hal ini bertujuan agar mereka mengenal aturan keselamatan berlalu lintas di jalan raya.
Ansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian integral dari program "Polisi Sahabat Anak". Pihaknya tidak akan pernah berhenti memberikan pemahaman tentang aturan lalu lintas. Ini berlaku meskipun lokasi yang dituju berada di pelosok ujung Kota Banjarmasin.
Untuk mencapai SDN Basirih 10, tim Polantas harus menggunakan kelotok atau perahu bermesin. "Saya bersama anggota lainnya menggunakan kelotok atau perahu bermesin untuk menuju SDN 10 Basirih," kata Ansyah. Perjalanan unik ini menunjukkan dedikasi Polantas Banjarmasin dalam menjalankan tugasnya.
Setibanya di lokasi, anak-anak SDN Basirih 10 menyambut kedatangan para Polantas dengan antusias. Mereka bahkan sesekali mengajak berfoto bersama. Sambutan hangat ini menjadi motivasi tambahan bagi para petugas.
Materi Edukasi dan Antusiasme Siswa
Kanit Kamsel Ipda Ansyah Bhakti Satyabharda segera menyampaikan tujuan utama kunjungan mereka. Mereka ingin mengajarkan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada para siswa. Tujuan ini sangat krusial untuk masa depan anak-anak.
"Tujuan yang ingin dicapai agar anak-anak dapat memahami tentang keamanan dan keselamatan dalam berkendara," jelas Ansyah. Pemahaman ini diharapkan dapat menekan fatalitas angka kecelakaan lalu lintas di kemudian hari. Edukasi lalu lintas menjadi investasi penting bagi keselamatan.
Selain itu, Polantas juga memberikan pengertian tentang rambu-rambu lalu lintas dasar. Mereka juga menjelaskan aturan penggunaan sepeda listrik yang semakin populer di kalangan anak-anak. Hal ini sesuai dengan amanat UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Suasana interaktif tercipta saat sesi tanya jawab diadakan seputar aturan dan rambu-rambu lalu lintas. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan diberikan hadiah. "Suasana tampak seru dan anak anak SD ini antusias sekali dengan kedatangan kami," tutur Ansyah.
Menanamkan Kecintaan dan Kesadaran Sejak Dini
Salah satu tujuan penting dari kegiatan di SDN Basirih 10 ini adalah menanamkan kecintaan anak-anak kepada polisi. Dengan interaksi positif, diharapkan citra polisi sebagai sahabat masyarakat dapat terbentuk sejak dini. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang.
Program "Polisi Sahabat Anak" memang dirancang untuk mendekatkan institusi kepolisian dengan generasi muda. Pendekatan humanis ini menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Anak-anak tidak merasa takut, melainkan nyaman berinteraksi dengan petugas.
Edukasi lalu lintas yang diberikan sejak usia dini memiliki dampak jangka panjang. Anak-anak akan tumbuh dengan pemahaman yang kuat tentang pentingnya keselamatan di jalan. Hal ini berkontribusi pada terciptanya budaya tertib berlalu lintas di masa depan.
Bahkan saat kembali pulang, anak-anak masih menunjukkan antusiasme tinggi. "Sampai sampai mengajak ngobrol di atas kelotok sebelum kami kembali pulang," kenang perwira muda Polri itu. Momen ini menunjukkan keberhasilan Polantas dalam menjalin kedekatan.
Sumber: AntaraNews