Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin, Polda Kalimantan Selatan, gencar melaksanakan program "Polisi Sahabat Anak". Inisiatif ini bertujuan mengenalkan aturan serta rambu-rambu lalu lintas kepada anak usia dini di kota tersebut. Kegiatan edukasi ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas sejak dini.
Program edukasi ini berlangsung di Taman Edukasi Lalu Lintas Banjarmasin dengan melibatkan anak-anak dari TK Islam Al Aman. Mereka diajak berinteraksi langsung dengan petugas kepolisian dan materi keselamatan jalan. Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP Denny Maulana Saputra, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk masa depan.
Menurut AKP Denny, sosialisasi keselamatan berlalu lintas akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah. Tujuannya adalah agar masyarakat di kota seribu sungai semakin sadar akan pentingnya menaati aturan lalu lintas. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pada semua generasi, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Edukasi Rambu Lalu Lintas Sejak Dini
Program "Polisi Sahabat Anak" ini secara khusus dirancang untuk menanamkan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Ipda Ansyah Bhakti Satyabharda, Kanit Kamsel Polresta Banjarmasin, menjelaskan tujuan utama program ini. Ia berharap anak-anak dapat memahami arti penting keamanan dan keselamatan berkendara untuk menekan angka fatalitas kecelakaan.
Pemahaman dini tentang rambu lalu lintas dan aturan jalan raya sangat krusial dalam membentuk karakter pengguna jalan yang bertanggung jawab. Hal ini diyakini dapat berkontribusi signifikan dalam menekan angka fatalitas kecelakaan di kemudian hari. Edukasi ini membentuk fondasi perilaku berlalu lintas yang aman dan tertib.
Selain pengenalan rambu, materi edukasi juga mencakup pengertian tentang penggunaan sepeda listrik yang benar dan aman. Aturan berlalu lintas sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan turut disampaikan secara sederhana. Ini memastikan pemahaman komprehensif tentang keselamatan di jalan raya bagi anak-anak.
Advertisement
Melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak untuk mengenal berbagai jenis rambu. Mereka juga diajari bagaimana cara menyeberang jalan dengan aman dan pentingnya menggunakan helm saat bersepeda. Pendekatan ini membuat materi yang kompleks menjadi mudah dicerna oleh anak usia dini.
Advertisement
Menumbuhkan Kesadaran dan Rasa Persahabatan dengan Polisi
Lebih dari sekadar mengenalkan aturan, program "Polisi Sahabat Anak" juga bertujuan menanamkan rasa cinta anak-anak kepada institusi kepolisian. Ipda Ansyah Bhakti Satyabharda menegaskan bahwa polisi ingin dianggap sebagai sahabat, bukan sosok yang menakutkan. Pendekatan ini membangun citra positif polisi di mata generasi muda.
Polresta Banjarmasin terus menggencarkan berbagai program edukasi keselamatan berlalu lintas di berbagai tingkatan. Selain "Polisi Sahabat Anak" yang menyasar TK, ada juga "Police Goes To School" untuk pelajar SD hingga SMA, dan "Police Goes To Campus" untuk mahasiswa. Inisiatif ini menyasar berbagai jenjang usia untuk menumbuhkan kesadaran secara menyeluruh.
AKP Denny Maulana Saputra menambahkan bahwa berbagai program edukasi ini adalah bagian dari komitmen Polresta Banjarmasin. Tujuannya adalah untuk menciptakan masyarakat yang tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Kesadaran ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Advertisement
Melalui program-program tersebut, diharapkan kesadaran berlalu lintas dapat tertanam kuat di semua lapisan masyarakat. Masyarakat diajak untuk menjadi pelopor tertib berlalu lintas demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan bersama di jalan raya.
Sumber: AntaraNews