Timnas U18 Putri Indonesia Siapkan Gameplan Matang Hadapi Filipina di Kualifikasi FIBA Asia Cup
Pelatih Timnas U18 Putri Indonesia, Amin Prihantono, tegaskan timnya akan patuhi gameplan matang saat hadapi Filipina di Kualifikasi FIBA U18 Women's Asia Cup 2026, demi rebut posisi puncak klasemen.
Timnas U18 Putri Indonesia bersiap menghadapi laga krusial melawan Filipina dalam ajang FIBA U18 Women's Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Pertandingan ini akan berlangsung di STI West Negros University Gym, Filipina, pada Sabtu (6/6), dengan fokus utama menjalankan strategi yang telah disiapkan. Pelatih Amin Prihantono menekankan pentingnya konsistensi dan kepatuhan terhadap gameplan yang telah dilatih secara intensif.
Amin Prihantono menjelaskan bahwa tim pelatih telah menyusun skema permainan khusus untuk Mabekou Talla Valerie dan rekan-rekannya. Tujuannya adalah agar para pemain dapat tampil solid sepanjang kuarter, terutama saat menghadapi Filipina yang dikenal sebagai salah satu lawan terkuat di turnamen ini.
Pendekatan kolektif menjadi modal utama Timnas U18 Putri Indonesia dalam kualifikasi ini, dengan kekuatan tim tidak hanya bertumpu pada satu atau dua pemain saja. Seluruh anggota tim dipersiapkan untuk mengambil peran sesuai kebutuhan pertandingan, memastikan setiap pemain memiliki potensi menjadi pembeda di lapangan.
Strategi Hadapi Kekuatan Filipina
Pelatih Amin Prihantono mengakui kualitas lengkap yang dimiliki tim Filipina, mencakup akurasi tembakan, kemampuan penetrasi ke area pertahanan lawan, kecepatan bermain, dan kekuatan fisik yang mumpuni. Oleh karena itu, Timnas U18 Putri Indonesia dituntut untuk tampil lebih agresif dan mampu beradaptasi dengan berbagai situasi selama pertandingan berlangsung.
Amin menegaskan bahwa jika tembakan tidak efektif, tim harus memiliki opsi lain untuk mencetak angka. "Melawan Filipina, kami harus lebih fight lagi, jika tidak bisa menembak harus ada opsi lain karena lawan adalah tim yang komplet, tembakan, speed, dan penetrasi mereka bagus," ujar Amin.
Penerapan gameplan yang ketat dan disiplin diharapkan dapat menjadi kunci untuk meredam kekuatan lawan. Para pemain diminta untuk tidak keluar dari rencana yang sudah ditetapkan, mengingat pentingnya setiap detail dalam menghadapi tim sekelas Filipina.
Perjalanan Gemilang Menuju FIBA Asia Cup
Sebelum menghadapi Filipina, Timnas bola basket U18 putri Indonesia telah membukukan tiga kemenangan beruntun. Kemenangan ini diraih atas Singapura, Vietnam, dan Thailand, yang secara otomatis memastikan tiket mereka ke FIBA U18 Women's Asia Cup Division B 2026. Turnamen utama tersebut akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 13-19 Juli 2026.
Meskipun sudah mengamankan tiket, Srikandi muda masih menyisakan satu laga melawan Filipina yang akan menentukan peringkat teratas selama kualifikasi. Dalam SEABA Qualifiers kali ini, Indonesia berebut satu tiket bersama Singapura dan Vietnam. Filipina sendiri merupakan peserta Divisi A FIBA U18 Women's Asia Cup 2026, sehingga lolos otomatis meski ikut kualifikasi. Sementara itu, Thailand juga langsung lolos karena menjadi tuan rumah untuk Divisi B.
Laga terakhir ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan dominasi di kualifikasi dan membangun momentum positif. Kemenangan atas Filipina tidak hanya akan mengukuhkan posisi puncak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri tim jelang berlaga di FIBA U18 Women's Asia Cup Division B.
Sumber: AntaraNews