Tim SAR Evakuasi Dua Korban Longsor Banjarnegara, Total 12 Jenazah Ditemukan
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua jenazah korban longsor Banjarnegara di Desa Pandanarum pada Jumat, menambah total korban ditemukan menjadi 12 orang. Proses pencarian masih berlanjut.
Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah korban tanah longsor yang melanda Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Penemuan ini terjadi selama proses pencarian intensif yang dilakukan sepanjang hari Jumat. Kedua korban yang berhasil dievakuasi tersebut menambah daftar panjang jumlah korban yang telah ditemukan.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengonfirmasi bahwa dua korban tersebut terdiri dari seorang perempuan dewasa dan seorang anak laki-laki. Mereka ditemukan di Sektor C area longsor pada Jumat sore. Identifikasi awal menunjukkan bahwa korban tersebut bernama Susanti dan Jonathan Prayoga.
Peristiwa tanah longsor ini sendiri terjadi pada Minggu (16/11), diduga kuat dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi mengguyur wilayah perbukitan selama beberapa jam. Bencana alam tersebut menyebabkan puluhan orang dilaporkan hilang dan tertimbun material longsor yang masif.
Proses Pencarian Korban Longsor Terus Berlangsung
Proses pencarian dan evakuasi korban longsor di Banjarnegara menghadapi sejumlah tantangan, terutama kondisi cuaca yang tidak menentu. Hujan deras yang sering turun di lokasi bencana menjadi hambatan utama bagi tim SAR gabungan. Aktivitas pencarian terpaksa dihentikan sementara setiap kali hujan turun untuk mengantisipasi risiko dan hal-hal yang tidak diinginkan.
Meskipun demikian, tim SAR tetap berupaya maksimal dengan dukungan peralatan yang memadai. Sebanyak 17 alat berat dikerahkan untuk membantu menyingkirkan material longsor yang tebal dan mencari korban yang masih tertimbun. Penggunaan alat berat ini sangat vital untuk mempercepat proses evakuasi di medan yang sulit.
Budiono menjelaskan bahwa fokus pencarian pada hari Sabtu (22/11) akan tetap diarahkan pada Sektor A dan C. Kedua sektor ini diyakini masih menyimpan potensi penemuan korban mengingat laporan awal mengenai jumlah warga yang hilang. Koordinasi antar tim terus diperkuat demi kelancaran operasi.
Dampak dan Data Korban Bencana Longsor Banjarnegara
Hingga Jumat, total 12 orang korban telah berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lokasi longsor di Desa Pandanarum. Angka ini merupakan hasil kerja keras tim SAR gabungan yang tak kenal lelah sejak bencana terjadi. Setiap penemuan korban menjadi titik terang di tengah duka mendalam yang menyelimuti warga.
Namun, jumlah korban yang masih dinyatakan hilang masih cukup banyak, yaitu sebanyak 16 orang. Data ini menunjukkan skala bencana yang cukup besar dan kompleksitas dalam proses pencarian. Pihak berwenang terus berupaya mengidentifikasi dan mencocokkan data korban dengan laporan kehilangan dari masyarakat.
Bencana tanah longsor di Banjarnegara ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi bencana dan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan. Curah hujan ekstrem yang menjadi pemicu utama longsor menyoroti perlunya pemantauan cuaca dan kondisi geologis secara berkelanjutan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews