Tes Urine Sopir Terminal Kalideres: Jamin Keselamatan Mudik Lebaran 2026
Pengelola Terminal Kalideres menggelar tes urine sopir dan pemeriksaan kesehatan guna menjamin keselamatan penumpang selama arus mudik Lebaran 2026, dengan kolaborasi berbagai pihak.
Pengelola Terminal Kalideres, Jakarta Barat, secara aktif menggelar tes urine dan pemeriksaan kesehatan bagi para sopir bus. Kegiatan ini dilakukan pada Jumat, 13 Maret 2026, sebagai antisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026 yang mulai terasa. Inisiatif ini bertujuan utama untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan mudik.
Langkah preventif ini merupakan hasil kolaborasi berbagai instansi terkait di posko kesehatan Terminal Kalideres. Pihak-pihak yang terlibat meliputi TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Puskesmas, serta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP). Sinergi ini menunjukkan komitmen serius dalam menjaga keamanan transportasi publik.
Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, menjelaskan bahwa BNNP fokus pada tes urine pengemudi, sementara Puskesmas menangani pemeriksaan kesehatan umum. Pemeriksaan kesehatan mencakup pengecekan gula darah, kolesterol, dan potensi penyakit lain. Hingga saat ini, 15 sopir dan kernet telah dites urine dengan hasil negatif, menunjukkan kondisi prima para pengemudi.
Peningkatan Arus Mudik di Terminal Kalideres
Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Kalideres mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada Jumat sore. Nur Prasetyo menyatakan bahwa hari ini menjadi puncak awal arus mudik, dengan sekitar 800 penumpang berangkat ke berbagai daerah. Kenaikan jumlah penumpang mencapai sekitar 20 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Fenomena peningkatan jumlah penumpang ini diperkirakan karena masyarakat telah menyelesaikan aktivitas harian mereka. Banyak pemudik yang libur atau cuti pada Senin, Selasa, atau Rabu memilih berangkat pada tanggal 13-14 Maret. Hal ini menciptakan gelombang keberangkatan yang terkonsentrasi di akhir pekan menjelang libur panjang.
Kota Padang di Sumatera Barat dan wilayah Sumatera lainnya menjadi destinasi favorit para pemudik dari Terminal Kalideres. Kecenderungan ini menunjukkan pola mudik yang kuat menuju pulau Sumatera. Pemilihan destinasi ini juga mencerminkan rute-rute bus antarkota antarprovinsi yang dominan beroperasi dari terminal tersebut.
Fokus pada Kelaikan Armada dan Keselamatan
Selain tes urine sopir dan pemeriksaan kesehatan, pihak Terminal Kalideres juga akan memperketat pengawasan kelaikan bus. Pemeriksaan kelaikan atau 'ramp check' dijadwalkan akan dimulai pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan ini akan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.
Target pemeriksaan kelaikan bus adalah sekitar 30 armada bus setiap harinya. 'Ramp check' ini penting untuk memastikan setiap bus yang beroperasi memenuhi standar keselamatan perjalanan. Aspek yang diperiksa meliputi kondisi rem, ban, lampu, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan.
Langkah-langkah komprehensif ini merupakan bagian dari upaya Terminal Kalideres untuk meminimalisir risiko kecelakaan selama periode mudik. Dengan memastikan sopir sehat dan armada laik jalan, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan aman dan lancar. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diterapkan.
Sumber: AntaraNews