Menjelang perayaan Natal 2025 dan libur Tahun Baru 2026, sebuah tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, TNI, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, telah memulai serangkaian pemeriksaan intensif. Kegiatan ini berpusat di Terminal Bus Ronggosukowati, Pamekasan, sejak hari Sabtu.
Pemeriksaan angkutan umum Pamekasan ini bertujuan utama untuk memastikan setiap kendaraan yang beroperasi selama periode libur panjang tersebut memenuhi standar kelayakan operasional. Langkah proaktif ini diambil demi menjamin keamanan dan kenyamanan para penumpang, serta meminimalisir potensi insiden di jalan raya.
Sasaran pemeriksaan mencakup berbagai jenis angkutan, mulai dari bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), hingga Mobil Penumpang Umum (MPU). Kendaraan-kendaraan ini melayani rute vital seperti Pamekasan-Sumenep, Pamekasan-Sampang, dan Pamekasan-Bangkalan.
Advertisement
Advertisement
Fokus Pemeriksaan Kelayakan Kendaraan dan Kondisi Pengemudi
Dalam upaya memastikan keselamatan berlalu lintas, tim gabungan melakukan pemeriksaan komprehensif terhadap berbagai aspek angkutan umum. Setiap detail kendaraan, termasuk kondisi fisik badan bus dan MPU, menjadi perhatian utama.
Selain itu, kelengkapan administrasi kendaraan seperti uji kir yang masih berlaku dan dokumen pengemudi seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) juga diperiksa secara teliti. Hal ini krusial untuk memastikan legalitas dan kelaikan jalan setiap armada.
Aspek penting lainnya adalah kondisi kesehatan pengemudi, yang diuji melalui tes urine untuk mendeteksi penggunaan narkoba atau zat terlarang. "Unsur alat transportasi dan manusia merupakan dua hal penting dalam mewujudkan keselamatan transportasi, sehingga kepastian akan kesiapan pengemudi dengan melakukan tes urine juga kita lakukan," tegas Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pamekasan, AKP Bagus Winarko.
Advertisement
Pemeriksaan menyeluruh ini mencerminkan komitmen aparat untuk menciptakan kondisi transportasi yang aman, di mana baik kendaraan maupun pengemudinya benar-benar siap melayani masyarakat. Fokus pada pemeriksaan angkutan umum Pamekasan diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan secara signifikan.
Advertisement
Upaya Menjamin Keselamatan Penumpang dan Pencegahan Kecelakaan
Selain pemeriksaan teknis dan kesehatan pengemudi, tim gabungan juga mengambil langkah preventif dengan menempelkan stiker imbauan di dalam bus. Stiker ini berfungsi sebagai pengingat bagi penumpang untuk tidak ragu menegur pengemudi apabila tindakan mereka membahayakan keselamatan perjalanan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk melibatkan penumpang sebagai pengawas aktif dalam menjaga standar keselamatan. Dengan demikian, tanggung jawab keselamatan tidak hanya berada di tangan pengemudi dan petugas, tetapi juga seluruh elemen yang terlibat dalam perjalanan.
AKP Bagus Winarko menjelaskan bahwa semua upaya yang dilakukan semata-mata untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya. "Jadi, upaya yang kami lakukan semata-mata untuk mengurusi kecelakaan lalu lintas di jalan raya, dan memastikan penumpang selamat sampai tujuan," ujarnya.
Advertisement
Sebagai bagian dari persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026, Polres Pamekasan juga mengerahkan sebanyak 327 personel gabungan. Mereka terdiri dari unsur polisi, TNI, dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, siap siaga untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama periode libur.
Sumber: AntaraNews