Volume Penumpang Melandai, Puncak Arus Balik Lebaran Terminal Kalideres Diprediksi Melonjak Akhir Pekan Ini

Meskipun volume penumpang di Terminal Kalideres sempat melandai pada H+6 Lebaran, puncak arus balik Lebaran Terminal Kalideres diprediksi terjadi akhir pekan ini, bersiaplah untuk lonjakan kedatangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Volume Penumpang Melandai, Puncak Arus Balik Lebaran Terminal Kalideres Diprediksi Melonjak Akhir Pekan Ini
Meskipun volume penumpang di Terminal Kalideres sempat melandai pada H+6 Lebaran, puncak arus balik Lebaran Terminal Kalideres diprediksi terjadi akhir pekan ini, bersiaplah untuk lonjakan kedatangan. (AntaraNews)

Volume penumpang yang tiba di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, menunjukkan penurunan signifikan pada H+6 Lebaran, Jumat (27/3).

Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengonfirmasi bahwa hingga pukul 18.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba hanya mencapai 1.305 orang, menurun drastis dari 1.750 orang pada hari sebelumnya.

Meski demikian, penurunan ini diperkirakan hanya bersifat sementara karena puncak arus balik Lebaran Terminal Kalideres diprediksi akan terjadi pada akhir pekan ini, khususnya Sabtu (28/3), bertepatan dengan momen libur.

Penurunan jumlah penumpang tiba di Terminal Kalideres pada H+6 Lebaran ini merupakan bagian dari fluktuasi normal selama periode arus balik. Data menunjukkan bahwa pada Kamis (26/3), terminal ini masih menerima 1.750 penumpang, yang kemudian melandai pada hari Jumat.

Nur Prasetyo menjelaskan bahwa pola ini sering terjadi sebelum lonjakan besar. "Kemungkinan kembali melonjak pada Sabtu (28/3), sekaligus itu nanti jadi puncak arus balik di Terminal Kalideres," kata Prasetyo.

Prediksi puncak arus balik Lebaran Terminal Kalideres ini diperkuat oleh informasi dari Perusahaan Otobus (PO) yang beroperasi di terminal tersebut. Banyak tiket untuk keberangkatan hari Sabtu (28/3) dengan tujuan Jakarta telah habis diborong oleh para pemudik yang akan kembali.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi, berbagai persiapan telah dilakukan oleh pihak Terminal Kalideres. Salah satunya adalah kerja sama dengan Transjakarta untuk menyediakan layanan transportasi tambahan.

Transjakarta menyiagakan 10 unit angkutan malam hari (Amari) di Terminal Kalideres. Armada tambahan ini akan beroperasi mulai pukul 22.00 hingga 00.00 WIB, melengkapi layanan reguler yang sudah ada.

Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran pergerakan penumpang setibanya di Jakarta, terutama bagi mereka yang tiba pada malam hari. Ketersediaan armada yang cukup diharapkan dapat mencegah penumpukan penumpang di terminal.

Pihak Terminal Kalideres juga tidak henti-hentinya mengimbau para penumpang dan operator bus untuk mematuhi peraturan yang berlaku. Nur Prasetyo secara khusus meminta agar proses menaikkan dan menurunkan penumpang dilakukan di dalam area terminal.

"Di setiap terminal sudah tersedia pos terpadu. Jadi, Kami minta agar menaikkan dan menurunkan di dalam terminal karena keamanan lebih terjamin," tegas Prasetyo.

Dengan melakukan aktivitas di dalam terminal, keamanan penumpang dapat lebih terjamin. Selain itu, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pelaporan dan penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif di pos terpadu yang telah disediakan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi