Tak Punya Keluarga, Penghuni Panti Werdha Selamat dari Kebakaran Sementara Ditampung di RSUD Manado
Ada sebanyak delapan penghuni panti yang sama sekali tidak memiliki keluarga.
Panti Werdha Damai Manado tengah mengupayakan tempat penampungan bagi penghuni panti yang selamat dari musibah kebakaran yang mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.
"Kami telah mengajukan permohonan kepada Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang agar bisa membantu kami untuk menampung penghuni panti Werdha yang selamat dari musibah kebakaran," kata Kepala Panti Werdha Damai Manado, Olva Sumual di Manado, Selasa (30/12), demikian dikutip dari Antara.
Dia mengatakan, setelah penghuni panti pulang dari rumah sakit usai menjalani perawatan medis, mereka tentu memerlukan tempat tinggal, karena ada yang memang sama sekali tidak memiliki keluarga.
"Ada sebanyak delapan penghuni panti yang sama sekali tidak memiliki keluarga, dan untuk mereka harus disiapkan tempat tinggal," kata Olva.
Data Penghuni
Di menyebut sebanyak lima lansia wanita dan tiga pria memang tidak memiliki keluarga. Saat ini penghuni Panti Werdha yang selamat ditampung sementara di RSUD Manado.
"Saya melihat dengan kebutuhan saat ini, ke depan rencananya akan dibangun kembali gedung yang terbakar. Namun kami serahkan kepada Tuhan, ke depannya dan bagi yang mau membantu kami sangat berterima kasih," kata Olva.
16 Korban Meninggal Dunia
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Hasibuan berharap keluarga 16 korban yang meninggal dapat menghubungi Posko DVI Ante Mortem di RS Bhayangkara Manado.
Kabid Humas menyebutkan, peristiwa kebakaran Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Manado terjadi pada Minggu (28/12) malam sekitar pukul 20.36 Wita.