Sukseskan Asta Cita Pemerintah, Program PF Ditargetkan Jadi Inspirasi Generasi Muda
Kontribusi yang konsisten dari Pertamina Foundation adalah buah dari transformasi dan sinergi yang telah berlangsung selama 14 tahun.
Pertamina Foundation (PF) berfungsi sebagai perwakilan PT Pertamina (Persero) dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Organisasi ini berkomitmen untuk memberikan dampak positif di bidang pendidikan, sosial, dan lingkungan, sejalan dengan program Asta Cita yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Kontribusi yang konsisten dari Pertamina Foundation merupakan hasil dari transformasi dan sinergi yang telah dilakukan selama 14 tahun, serta dukungan solid dari semua perwira di dalamnya," ungkap Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, pada Rabu (26/3/2025).
Agus menambahkan bahwa dukungan besar dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pertamina Grup, pihak eksternal, dan masyarakat, terhadap beragam program TJSL yang dijalankan oleh generasi muda, mampu memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat.
"Kami berharap program ikonik PF dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk mendukung fokus Asta Cita pemerintah ke depan," katanya.
Agus juga menjelaskan mengenai capaian program TJSL Pertamina di sektor pendidikan. Sejak tahun 2011, PF telah dipercaya untuk mengelola 15 jenis beasiswa dalam ekosistem Beasiswa Sobat Bumi, dengan total penerima mencapai 5.136 orang.
Para penerima beasiswa Sobat Bumi dilibatkan dalam berbagai aksi penghijauan, seperti Aksi Sobat Bumi, serta pengembangan energi bersih untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui program Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI).
"Hingga tahun 2024, terdapat 24 Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI) yang tersebar dari Sumatra sampai Papua," jelasnya.
Selain itu, PF juga berperan sebagai Badan Penyelenggara Bumi Patra Childcare & Kindergarten dan Universitas Pertamina (UPER). Sejak 2016, sebanyak 764 siswa telah bersekolah di TK Patra II dan V, dengan dukungan 15 tenaga pengajar yang memiliki gelar sarjana di bidang Pedagogi.
Di bidang sosial, PF telah meluncurkan PFsains sejak 2020, yang berhasil mendorong hilirisasi 48 inovasi teknologi dan energi dari akademisi, praktisi, dan mahasiswa. Di sektor pemberdayaan kewirausahaan perempuan, program PFpreneur telah memberikan pelatihan dasar kepada 6.325 UMKM dan membina 1.058 UMKM melalui inkubasi bisnis. Selain itu, program PFmuda berfokus pada pencarian dan pendampingan 227 proyek sosial yang dijalankan oleh generasi muda, dengan tujuan meningkatkan perekonomian di sekitarnya.
"Program terakhir adalah PFbangkit yang berhasil mencetak 300 relawan kebencanaan BNPB," tambahnya.
Pilar terakhir adalah lingkungan, di mana PF sukses menggelar program Hutan Lestari di proyek Blora, Mahakam, dan Bontang, dengan melakukan reforestasi sebanyak 4.569.594 pohon di area seluas 8.124 Ha. Selain itu, PF juga melakukan konservasi hiu di Taman Nasional Teluk Cenderawasih, di mana sekitar 210 spesies Hiu Paus telah terpantau dan 3 individu telah diberikan tag.
Upaya ini bertujuan untuk menciptakan alternatif ekonomi melalui program Desa Energi Berdikari Akudiomi. Di samping DEB Akudiomi, pemberdayaan masyarakat juga dilakukan di desa Lamalera, Lembata, melalui pembangunan sekolah adat, pelatihan pengolahan sisa kain tenun, dan pembuatan sei ikan menggunakan solar dryer.
Berkat pencapaian ini, PF telah menerima lebih dari 50 penghargaan TJSL dalam lima tahun terakhir, termasuk empat penghargaan yang diraih pada trimester pertama 2025. Rincian penghargaan tersebut mencakup Indonesia Sustainability Award 2025, yaitu The Best Company for Environmental Innovation in Energy Efficiency Solutions, The Best Company for Effective Hazardous Waste Reduction and Utilization Strategies, serta The Best CEO for Outstanding Commitment to ESG Principles. Selain itu, PF juga mendapatkan penghargaan dari The Iconomics, yaitu Indonesia Best 50 CEO Awards 2025 "Employees' Choice".