PT Pertamina Patra Niaga menekankan bahwa setiap inisiatif sosial yang dijalankan dan dibuat perusahaan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi, peningkatan akses kesehatan, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan.
"Kami percaya bahwa keberlanjutan dibangun dari hal-hal yang sederhana namun konsisten. Lewat pendekatan yang partisipatif, kami ingin memastikan bahwa program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang dan memberdayakan," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari dikutip dari Antara, Senin (14/7).
Sebagai contoh, Integrated Terminal (IT) Wayame yang meraih penghargaan Gold dalam kategori Economic Empowerment atas keberhasilan program Wayame Hydro Bae, sebuah inovasi sosial berbasis teknologi ramah lingkungan yang menjawab tantangan akses air bersih, pertanian berkelanjutan, dan pemberdayaan UMKM di Ambon, Maluku.
Program ini mengintegrasikan pompa dengan teknologi Porling (Pompa Ramah Lingkungan) menggunakan energi terbarukan untuk menyalurkan air ke daerah perbukitan tanpa biaya energi tambahan.
Program ini mampu memberikan dampak multiplier effect berupa peningkatan hasil panen tomat hampir 4 kali lipat yaitu 9,5 ton pada 2024 dari sebelumnya 2,5 ton pada 2021 serta mendongkrak pendapatan petani sekaligus membuka akses air bersih yang membuat masyarakat mampu mengurangi waktu tempuh kurang lebih 2 jam untuk mengambil air.
"Melalui program-program yang terintegrasi dan berdampak nyata, Pertamina Patra Niaga terus berupaya menjadi perusahaan energi yang tetap mengedepankan tanggung jawab sosial dan lingkungan demi masa depan yang lebih berkelanjutan," sebutnya.
Tak hanya Integrated Terminal, setidaknya perusahaan diganjar 14 penghargaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) pada ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2025.
Heppy mengatakan, penghargaan tersebut merupakan sebuah pencapaian dan apresiasi kepada perusahaan atas dukungannya dalam pembangunan berkelanjutan di wilayah operasionalnya.
"Bagi kami, program tanggung jawab sosial bukan hanya tentang memenuhi komitmen perusahaan, tetapi tentang benar-benar hadir dan memberi dampak di tengah masyarakat. Penghargaan ini adalah cerminan dari kerja kolektif, dedikasi rekan-rekan di unit operasi, dan kolaborasi erat dengan pemerintah dan masyarakat," ujarnya.
Advertisement
Penghargaan yang diraih Pertamina Patra Niaga tersebar dalam berbagai kategori strategis, mulai dari Economic Empowerment, Health Quality Improvement, Biodiversity Conservation, hingga Gender Equality and Social Inclusion, mencerminkan kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di berbagai unit operasi.
Adapun daftar penghargaan yang diraih adalah:
Regional Sumatera Bagian Utara
Silver – Biodiversity Conservation – AFT Minangkabau
Silver – Economic Empowerment – FT Medan
Silver – Economic Empowerment – IT Teluk Kabung
Bronze – Economic Empowerment – FT Sei Siak
Bronze – Economic Empowerment – FT Pematang Siantar
Bronze – Economic Empowerment – IT Lhokseumawe
Bronze – Economic Empowerment – IT Dumai
Regional Jawa Bagian Tengah
Gold – Economic Empowerment (Budidaya Perikanan Terintegrasi) – FT Lomanis
Bronze – Economic Empowerment (Program Daur Ulang Rutela) – FT Tegal
Bronze – Gender Equality & Social Inclusion (Pandawa Patra) – FT Boyolali
Regional Sulawesi
Gold – Health Quality Improvement – IT Gorontalo
Regional Maluku Papua
Gold – Economic Empowerment – IT Wayame
Silver – Education – AFT Patimura
Bronze – Gender Equality & Social Inclusion – FT Ternate
Menurut Heppy, pencapaian ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini operasional.