Sudah Bisa Digunakan, Jembatan Gantung Garuda di Pidie Jaya Jadi Akses Penting Warga
Jembatan ini dibangun sebagai bentuk dukungan dari Kementerian Pertahanan.
Jembatan Gantung Garuda yang memiliki panjang 150 meter kini telah berdiri dengan kokoh di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Jembatan ini menghubungkan Desa Blang Awe di Kecamatan Meureudu dengan Desa Seunong di Kecamatan Meurah Dua, dan disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat setempat karena menjadi jalur transportasi yang sangat strategis.
"Hari ini kita sedang berada di Jembatan Garuda, jembatan penghubung Gampong Blang Awe dengan Sunong, di Kabupaten Pidie Jaya," ungkap Zian Mustaqin, seorang relawan dari Vertical Rescue Indonesia, yang dikutip pada Senin (12/1).
Sebelum adanya jembatan ini, warga Desa Seunong yang berlokasi di kaki bukit sempat terisolasi akibat bencana banjir. Bahkan, beberapa warga harus mengungsi ke desa tetangga untuk menghindari dampak bencana tersebut.
Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, jembatan bantuan dari Kementerian Pertahanan dibangun. Dalam waktu 30 hari, jembatan tersebut telah berhasil didirikan dengan kokoh.
Sudah Dapat Digunakan Sejak Jumat (9/1)
Jembatan yang dicat dengan warna hijau dan dihiasi dengan kibaran bendera Merah Putih ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat mulai Jumat (9/1). Zian menambahkan bahwa jembatan ini bisa berdiri kokoh berkat kolaborasi semua pihak, termasuk Kementerian Pertahanan, personel TNI Angkatan Darat, dan bantuan dari relawan Vertical Rescue Indonesia.
Anak-anak terlihat senang dan berlarian di atas Jembatan Gantung Garuda setelah resmi dibuka. Meskipun aliran sungai di bawah jembatan sangat deras, mereka tidak tampak takut berkat konstruksi jembatan yang sangat kokoh.
Jembatan ini juga berfungsi sebagai akses penting bagi anak-anak untuk menuju sekolah.
"Jembatan ini berdiri hasil kolaborasi pemerintah dengan masyarakat," kata Zian.