Sinergitas Lintas Sektor Kunci Keberhasilan Program Bangga Kencana di Sulawesi Utara
Wakil Gubernur Sulawesi Utara menegaskan sinergitas lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan Program Bangga Kencana untuk mewujudkan pembangunan keluarga dan kependudukan yang berkualitas.
Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Victor J Mailangkay, menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di wilayahnya. Pernyataan ini disampaikan Mailangkay dalam sebuah kesempatan di Manado pada Sabtu (02/5).
Menurutnya, tidak ada satu pun institusi yang dapat bekerja sendiri dalam menuntaskan berbagai persoalan kependudukan serta pembangunan keluarga. Oleh karena itu, kolaborasi erat antar berbagai pihak menjadi elemen krusial demi tercapainya tujuan program.
Program Bangga Kencana sangat bergantung pada kekuatan sinergi yang solid, melibatkan pemerintah pusat hingga dukungan penuh dari masyarakat luas. Ini termasuk pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, serta para tenaga lini lapangan dan kader.
Pentingnya Kolaborasi dalam Pembangunan Keluarga
Wagub Mailangkay secara tegas menyatakan bahwa keberhasilan Program Bangga Kencana sangat bergantung pada sinergi kuat lintas sektor. Ia menekankan bahwa tidak ada institusi tunggal yang mampu menyelesaikan tantangan kependudukan dan pembangunan keluarga tanpa dukungan pihak lain.
Kolaborasi yang solid ini mencakup peran aktif dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga tingkat kabupaten dan kota. Selain itu, tenaga lini lapangan, para kader, serta dukungan penuh dari masyarakat juga menjadi pilar penting untuk mendukung Program Bangga Kencana.
Mailangkay mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan Program Bangga Kencana. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui kebijakan perencanaan dan penganggaran daerah yang berpihak pada program ini.
Komitmen Bersama untuk Generasi Berkualitas
Komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar Program Bangga Kencana menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah. Prioritas ini akan memastikan alokasi sumber daya yang memadai untuk mencapai tujuan program secara efektif.
Apresiasi juga disampaikan kepada mitra kerja organisasi profesi dan semua pihak yang telah berkontribusi. Wagub berharap kolaborasi yang terjalin baik ini dapat terus diperkuat dan diperluas di masa mendatang demi keberlanjutan program.
Semua elemen masyarakat memiliki tanggung jawab besar untuk menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas. Tindakan yang dilakukan hari ini akan sangat menentukan wajah Sulawesi Utara di masa yang akan datang.
Oleh karena itu, Wagub mengajak semua pihak untuk bekerja dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat kebersamaan. Hal ini demi mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang lebih baik dan berdaya saing melalui Program Bangga Kencana.
Data Kependudukan dan Tantangan di Sulawesi Utara
Data dari Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan KB Pemprov Sulut menunjukkan beberapa indikator kependudukan yang memerlukan perhatian serius. Angka prevalensi stunting di Sulawesi Utara saat ini tercatat sebesar 20,6 persen.
Selain itu, Total Fertility Rate (TFR) atau angka kelahiran total berada pada angka 2,04. Angka kelahiran usia remaja (15–19 tahun) juga menunjukkan angka 33,2 per 1.000 perempuan, yang mengindikasikan perlunya intervensi lebih lanjut.
Data ini menegaskan urgensi Program Bangga Kencana dalam mengatasi berbagai tantangan kependudukan yang ada. Sinergitas lintas sektor diharapkan mampu menekan angka-angka tersebut demi menciptakan keluarga yang lebih sejahtera dan generasi yang sehat di Sulawesi Utara.
Sumber: AntaraNews