Seperti Ayahnya, Dwisuryo Soesilo Ajak Diaspora Indonesia AS Jadi Jembatan Bilateral
Duta Besar RI untuk Amerika Serikat yang baru, Dwisuryo Indroyono Soesilo, mengajak Diaspora Indonesia AS untuk aktif memperkuat hubungan bilateral, melanjutkan jejak sang ayah di Washington.
Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) yang baru menjabat, Dwisuryo Indroyono Soesilo, secara resmi meminta para diaspora Indonesia untuk terus berperan aktif. Permintaan ini disampaikannya dalam upaya memperkuat kerja sama antara kedua negara sahabat. Acara penyambutan Dubes Soesilo berlangsung hangat di Kediaman Indonesia di Tilden Street, Washington DC.
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Soesilo mengungkapkan harapannya yang besar terhadap komunitas Indonesia di AS. "Saya berharap diaspora kita dapat terus berperan aktif menjembatani persahabatan dan kerja sama rakyat Indonesia dengan Amerika Serikat," ungkap Soesilo dalam siaran pers KBRI Washington.
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya peran warga negara Indonesia yang berada di luar negeri sebagai duta bangsa. Mereka diharapkan dapat menjadi penghubung efektif dalam mempererat ikatan budaya, ekonomi, dan sosial antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Peran Strategis Diaspora dalam Diplomasi Bilateral
Komitmen KBRI Washington untuk terus memupuk hubungan persahabatan yang lebih erat menjadi fokus utama. Penguatan ikatan antara Indonesia dan Amerika Serikat serta kemajuan kontak antar masyarakat dianggap sebagai landasan penting hubungan bilateral. Hal ini sejalan dengan visi Dubes Soesilo dalam mengemban tugas barunya.
Wakil Kepala Perwakilan KBRI Washington, Nindya Kartikasari, yang turut disambut dalam acara tersebut, juga menyoroti potensi besar diaspora. Nindya merasa terhormat mengemban tugas pertamanya dan menjadi bagian dari KBRI. Ia hadir bersama suami dan kedua anaknya.
“Komunitas Indonesia di Amerika Serikat merupakan kumpulan talenta yang luar biasa —para profesional, akademisi, seniman, dan wirausahawan— yang kontribusinya sangat berharga dalam memperkuat kemitraan antara kedua negara kita,” ujar Nindya. Pernyataan ini menegaskan bahwa Diaspora Indonesia AS memiliki beragam keahlian yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.
Keberadaan para profesional dan akademisi dari Diaspora Indonesia AS di berbagai sektor strategis dapat menjadi aset. Mereka dapat memfasilitasi pertukaran pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Ini akan memperkaya kerja sama yang sudah terjalin antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Jejak Keluarga dan Harapan Baru di Washington
Washington memiliki makna spesial bagi Dwisuryo Indroyono Soesilo secara pribadi. Ia mengungkapkan bahwa sang ayah juga pernah menjabat sebagai duta besar di tempat yang sama pada periode 1986-1988. Hal ini menambah dimensi historis pada penugasannya kali ini.
Penyambutan Dubes Soesilo dan Wakil Kepala Perwakilan KBRI Washington, Nindya Kartikasari, berlangsung penuh kehangatan. Acara tersebut dihadiri oleh masyarakat serta Diaspora Indonesia AS dari Distrik Kolombia, Maryland, dan Virginia. Antusiasme yang tinggi menunjukkan dukungan komunitas terhadap kepemimpinan baru.
Dwisuryo Indroyono Soesilo sendiri baru dilantik sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat oleh Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus lalu. Penunjukan ini mengisi jabatan yang telah kosong selama lebih dari dua tahun. Harapan besar kini diemban oleh Dubes Soesilo untuk memperkuat hubungan Indonesia AS.
Dengan latar belakang keluarga yang juga pernah bertugas di Washington, Dubes Soesilo diharapkan dapat membawa perspektif unik. Ini akan membantu dalam menavigasi dinamika hubungan bilateral yang kompleks. Peran aktif Diaspora Indonesia AS akan menjadi kunci sukses dalam misi diplomasi ini.
Sumber: AntaraNews