Pemerintah mengirimkan nama calon duta besar Indonesia di sejumlah negara termasuk Amerika Serikat ke Komisi I DPR hari ini, Rabu (2/7). Sebagai mantan dubes untuk AS, Dino Patti Djalal berharap orang yang ditunjuk bisa me-manage hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.
"Dan apalagi kan sekarang ini terjadi perubahan geopolitik dunia dan dunia semakin kacau balau. Dan mudah-mudahan hubungan Indonesia dengan Amerika itu bisa di manage dengan baik dan bisa menjadi faktor stabilitas bagi kawasan," ujar Dino kepada wartawan di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Selasa (1/7) malam.
Dalam kesempatan yang sama, eks Wamenlu itu mengaku tidak tahu siapa nama yang disodorkan pemerintah. Hanya aja, dia menilai memang posisi Dubes RI untuk AS memang jabatan strategis sehingga dibutuhkan orang yang tepat.
"Senang kalau memang segera ditunjuk karena itu pos yang sangat strategis dan sekarang butuh orang di depan lapangan sana," ujarnya.
Advertisement
Siap Jika Ditunjuk jadi Dubes RI untuk AS
Dino pribadi mengaku tak ada komunikasi dengan pemerintah perihal itu. Apabila namanya ditunjuk kembali, Dino siap menjaga kemitraan strategis Indonesia-Amerika dan menjadikannya sebagai agenda prioritas.
"Kan sudah ada hitam di atas putih kemitraan strategis. Tapi kemitraan strategis itu bisa layu atau bisa terjaga momentumnya. Nah dia harus bisa menjaga semangat bahwa Amerika sama kita itu sejajar dan adalah mitra untuk berkarya bersama-sama," ungkapnya.
Sementara terkait penerapan tarif impor yang diberlakukan Amerika, Dino hanya berharap Indonesia tidak terdampak signifikan. Sebab menurutnya, tidak adalah AS menerapkan tarif impor tinggi buat Indonesia.
"Karena ini indikasi apakah kita dihargai oleh Amerika atau mau dikemplang oleh Amerika dengan tarif. Ya kan seharusnya tidak ada alasan untuk kita mendapatkan tarif yang tinggi dari Amerika," kata Dino memungkasi.