Seniman Cirebon Lestarikan Wayang Wong Melalui Pementasan di Keraton Kacirebonan
Seniman di Kota Cirebon aktif melestarikan kesenian Wayang Wong melalui pagelaran budaya tradisional di Keraton Kacirebonan, menjaga warisan budaya di tengah modernisasi.
Cirebon, Jawa Barat – Sejumlah seniman di Kota Cirebon menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan kesenian Wayang Wong. Upaya pelestarian ini diwujudkan melalui pagelaran dan pementasan budaya tradisional yang berlangsung meriah di Keraton Kacirebonan pada Sabtu, 9 Mei.
Acara tersebut menjadi sarana penting bagi para seniman untuk berkolaborasi, sekaligus memastikan keberlangsungan Wayang Wong sebagai warisan budaya daerah. Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
Ratu Stevanny Herlianingrat, Ketua Panitia Festival Wayang Wong dan Pentas Seni Tradisional Keraton Kacirebonan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan antar seniman. Ia berharap kesenian tradisional ini dapat terus dikenal oleh generasi penerus di masa mendatang.
Kolaborasi Seniman dalam Pagelaran Wayang Wong
Pagelaran Wayang Wong di Keraton Kacirebonan menjadi bukti nyata kolaborasi erat antara seniman dari Kota dan Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini menyediakan ruang bagi para pelaku seni untuk menampilkan bakat dan dedikasi mereka dalam menjaga tradisi.
Pada sesi siang, penonton disuguhi penampilan dari berbagai sanggar seni lokal, yang kemudian dilanjutkan dengan pementasan Wayang Wong pada sore hari. Total 13 sanggar seni terlibat dalam acara ini, mengerahkan sekitar 150 penari yang tampil sepanjang hari.
Pertunjukan puncak Wayang Wong menampilkan lakon bertajuk “Runtut Raut Sauyunan,” yang secara khusus dipersiapkan oleh Sanggar Seni Sekar Pandan. Untuk pementasan utama di malam hari, sebanyak 50 penari turut terlibat, mempersembahkan pertunjukan yang memukau.
Pelestarian Wayang Wong sangat membutuhkan dukungan serta kebersamaan dari seluruh seniman. Hal ini krusial agar kesenian tradisional tersebut tetap eksis dan relevan di tengah pesatnya perkembangan zaman dan budaya modern.
Peran Sanggar Seni dan Dukungan Pemerintah Kota Cirebon
Sanggar Seni Sekar Pandan, yang telah berdiri lebih dari tiga dekade, memainkan peran vital dalam melahirkan generasi seniman muda di Cirebon. Sanggar ini secara konsisten membuka ruang pembelajaran budaya bagi anak-anak dan generasi muda.
Tujuannya adalah untuk menumbuhkan minat serta kecintaan mereka terhadap seni tradisional, memastikan estafet budaya terus berlanjut. Dedikasi sanggar ini menjadi pilar utama dalam menjaga keberlangsungan Wayang Wong.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, menegaskan pentingnya pagelaran seni tradisional semacam ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjaga identitas budaya daerah, tetapi juga memperluas ruang kreativitas bagi generasi muda.
Pemerintah daerah secara aktif memfasilitasi berbagai kegiatan seni tradisional yang melibatkan komunitas dan sanggar budaya. Dukungan ini dinilai efektif dalam memperkuat upaya pelestarian budaya Cirebon, yang kaya akan seni dan tradisi unik.
Sumber: AntaraNews