Respons JK soal Pernyataan Presiden Prabowo Terkait Utang Whoosh
JK menyebut proyek besar negara memang harus dibiayai dari utang
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang siap bertanggungjawab atas penyelesaian utang Whoosh menjadi perhatian Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK).
JK menyebut proyek besar negara memang harus dibiayai dari utang. Ia mengatakan itu merupakan hal lumrah. Termasuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh.
"Itu proyek besar memang (dibiayai) dengan utang," ujarnya kepada wartawan di Makassar, Rabu (5/11).
JK menyebut tidak ada masalah dengan berutang. Bahkan, JK mengaku memiliki utang.
"Semua orang bisa berutang, selama bisa bayar. Saya juga banyak utang, tapi saya bayar," tuturnya.
Respons JK
Terkait pernyataan presiden yang siap bertanggungjawab terkait utang Whoosh, JK mengaku hal tersebut tak ada masalah.
"Ya, terserah lah," ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan dirinya akan bertanggung jawab atas penyelesaian utang Whoosh. Dia menekankan pemerintah memiliki uang yang diambil dari hasil efisiensi anggaran dan hasil sitaan kasus korupsi.
"Saya sudah katakan, Presiden Republik Indonesia yang ambil alih, tanggung jawab. Jadi tidak usah ribut, Kita mampu. Dan kita kuat. Duitnya ada. Duit yang tadinya dikorupsi (setelah diambil negara) saya hemat," tutur Prabowo.
Prabowo lantas meminta masyarakat tak ribut-ribut soal utang Whoosh. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak khawatir dengan utang Whoosh sebab Indonesia merupakan negara kuat dan kaya.