Ratusan Rumah Terdampak Banjir Lampung Selatan, Pemkab Lamsel Sigap Salurkan Bantuan dan Pantau Kondisi Warga
Banjir Lampung Selatan merendam ratusan rumah di lima desa, memaksa puluhan KK mengungsi. Pemerintah daerah bergerak cepat memastikan keselamatan dan kebutuhan warga terdampak.
Banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, pada Jumat (06/3) setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut. Akibatnya, ratusan rumah warga terendam dan sejumlah keluarga terpaksa mengungsi demi keselamatan mereka. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera mengambil langkah penanganan cepat.
Data sementara dari BPBD Lampung Selatan mencatat sebanyak 444 rumah warga terdampak langsung oleh bencana ini. Puluhan Kepala Keluarga (KK) dari area terdampak kini telah dievakuasi ke Gedung KDMP Margo Agung. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, langsung menginstruksikan jajarannya untuk bertindak.
Bupati Radityo Egi Pratama menekankan pentingnya pendataan akurat bagi seluruh warga yang terdampak banjir. Hal ini bertujuan agar penanganan dan penyaluran bantuan dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran. Fokus utama adalah memastikan keamanan dan kesehatan masyarakat di lokasi pengungsian.
Sebaran Dampak Banjir Lampung Selatan di Lima Desa
Banjir Lampung Selatan dilaporkan merendam ratusan rumah yang tersebar di lima desa berbeda dalam Kecamatan Jati Agung. Wilayah-wilayah ini mengalami dampak signifikan akibat luapan air yang tinggi, menyebabkan kerugian material bagi banyak keluarga. Pemerintah daerah terus memantau kondisi di setiap lokasi terdampak untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak.
Di Desa Way Hui, Perumahan Pemda Lampung mencatat 90 rumah terendam banjir, menunjukkan skala kerusakan yang tidak sedikit. Sementara itu, Desa Karang Sari menjadi salah satu area dengan dampak terparah. Perumahan Alfa Residen di desa ini memiliki 105 rumah terdampak, ditambah 99 rumah di Perum Fanis, menandakan konsentrasi kerusakan di sana.
Desa Gedung Harapan juga tidak luput dari bencana ini, dengan Perumahan Diamond melaporkan 50 rumah terendam. Di Desa Karang Anyar, 50 rumah di Perumahan Permata Asri juga mengalami nasib serupa. Sekitar 50 rumah warga di Desa Marga Agung turut terendam banjir, menambah daftar panjang area yang memerlukan perhatian.
Respons Cepat Pemkab Lamsel dan Bantuan Kemanusiaan
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bergerak cepat dalam merespons bencana banjir yang melanda wilayahnya. Bupati Radityo Egi Pratama memastikan bahwa bantuan akan segera disalurkan kepada warga terdampak dengan prioritas tinggi. Fokus utama pemerintah adalah keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang kini berada dalam situasi sulit.
Salah satu bantuan krusial yang akan diberikan adalah pasokan air bersih. Air bersih ini sangat dibutuhkan untuk membantu warga membersihkan rumah-rumah mereka yang terendam lumpur dan sisa banjir. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meringankan beban korban banjir Lampung Selatan dan mempercepat pemulihan.
Bupati juga menegaskan pentingnya memastikan masyarakat dalam kondisi aman, sehat, dan kebutuhan pangan mereka terpenuhi. “Kami akan mengirimkan bantuan, termasuk air bersih untuk membantu warga membersihkan rumah yang terdampak banjir. Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat dalam kondisi aman, sehat, dan kebutuhan pangan mereka terpenuhi,” ucapnya. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam penanganan bencana.
Meskipun air banjir telah mulai surut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tetap berkomitmen penuh. Mereka akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak secara berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi masalah baru. Langkah-langkah penanganan lanjutan juga telah disiapkan secara matang untuk mempercepat proses pemulihan pasca banjir dan membantu warga kembali beraktivitas normal.
Sumber: AntaraNews