Puncak Arus Mudik Penumpang Pesawat Diprediksi Pada 18 Maret 2026
Perhatikan estimasi puncak jumlah penumpang dan pesawat yang akan bergerak selama mudik Lebaran tahun 2026.
Posko Angkutan Lebaran di Bandara Soekarno-Hatta telah resmi dibuka pada hari Jumat, 13 April 2026. Meskipun demikian, pengelola bandara memperkirakan bahwa puncak pergerakan mudik penumpang dan pesawat akan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.
"Lalu, tanggal 18 Maret 2026 pun bertepatan dengan cuti Hari Raya Nyepi," ungkap General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, pada Jumat, 13 Maret 2026.
Heru menambahkan bahwa berdasarkan data peningkatan pergerakan penumpang selama musim Natal dan Tahun Baru 2025, diperkirakan akan ada 187.202 penumpang yang bergerak di Bandara Soetta pada puncak arus mudik tersebut. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan hari biasa yang hanya mencatat sekitar 160 ribu pergerakan penumpang.
"Untuk total selama periode angkutan lebaran diprediksi akan ada 3 juta penumpang melintas di Bandara Soetta, naik 2,22 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya," jelasnya.
Di sisi lain, pergerakan pesawat selama musim angkutan lebaran 2026 diperkirakan akan meningkat sebesar 3,43 persen, dengan total 19.891 pergerakan pesawat, baik yang mendarat maupun terbang.
"Kalau dilihat recovery ratenya dengan sebelum COVID-19 tahun 2019 lalu, penumpang mencapai 118 persen, sedangkan pergerakan pesawat recovery ratenya 103 persen," tambahnya.
Sementara itu, arus balik lebaran diperkirakan akan berlangsung pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, di mana kebijakan Work From Anywhere (WFA) di lembaga pemerintah telah berakhir.
"Diprediksi pada tanggal tersebut ada 198.387 pergerakan penumpang," tutupnya.
Peningkatan Jumlah Penumpang
Heru menjelaskan bahwa untuk meningkatkan jumlah penumpang, pihaknya telah menerima permohonan penerbangan tambahan dari berbagai maskapai menuju destinasi yang populer.
Saat ini, terdapat total 735 penerbangan tambahan yang telah diajukan, dengan rincian 365 keberangkatan dan 370 kedatangan. Mayoritas penerbangan tersebut berasal dari rute domestik, mencapai 634 penerbangan, sedangkan untuk penerbangan internasional berjumlah 101.
"Rute favorit para penumpang dari Bandara Soetta selama musim angkutan lebaran tahun ini meliputi Bali, Medan, Jogjakarta, Surabaya, dan Ujung Pandang. Sementara itu, untuk rute internasional yang banyak diminati adalah Singapura," ungkapnya.
Heru juga menambahkan bahwa, "Karena adanya penutupan ruang udara di beberapa negara Timur Tengah, biasanya penerbangan umrah meningkat saat libur lebaran, namun saat ini memang mengalami penurunan. Untuk maskapai dari Timur Tengah, kini hanya tersisa satu pesawat, yaitu Qatar Airways."