PSI Nilai Kerja Sama Maritim dan Pendidikan Indonesia–Inggris Strategis
Salah satu hasil pembahasan tersebut adalah kesepakatan kerja sama di bidang maritim, termasuk penandatanganan nota kesepahaman terkait pembuatan kapal tangkap
Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris sebagai langkah strategis dalam memperkuat kerja sama bilateral, khususnya di bidang maritim dan pendidikan.
Ketua DPP PSI Bidang Penelitian dan Pengembangan Dedek Prayudi menyatakan bahwa inisiatif menjalin dan mengintensifkan kemitraan dengan Inggris mencerminkan visi kepemimpinan yang matang di tengah dinamika global.
"Di tengah dinamika global, inisiatif untuk menjalin dan mengintensifkan kemitraan dengan Inggris menunjukkan kematangan visi presiden. Kunjungan ini bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas manusia Indonesia," kata Dedek, Rabu (21/1).
Selama kunjungan ke Inggris, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas penguatan kerja sama strategis antara kedua negara. Salah satu hasil pembahasan tersebut adalah kesepakatan kerja sama di bidang maritim, termasuk penandatanganan nota kesepahaman terkait pembuatan kapal tangkap ikan untuk nelayan Indonesia.
Selain sektor maritim, kerja sama juga mencakup bidang pendidikan. Pemerintah Indonesia berencana menjalin kemitraan dengan Russell Group, yaitu konsorsium yang terdiri dari 24 universitas terkemuka di Inggris.
Dedek menilai Inggris memiliki posisi penting sebagai pusat inovasi, teknologi, dan pendidikan tinggi, sehingga kerja sama tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan Indonesia.
Kesempatan Indonesia di Bidang Maritim
"Kerja sama ini menciptakan kesempatan bagi Indonesia, terutama di bidang maritim dan pendidikan. Perlu diingat, sekitar dua pertiga wilayah Indonesia merupakan laut dan terdapat lebih dari dua juta nelayan, sehingga kebutuhan akan kapal tangkap sangat besar," ujarnya.
Drong Kualitas Pendidikan Tinggi Indonesia
Terkait pendidikan, Dedek berharap kolaborasi dengan Russell Group dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
"Kunci utama Indonesia Emas 2045 adalah pendidikan. Sudah ada inisiatif seperti Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda. Kolaborasi dengan Russell Group diharapkan membuka peluang peningkatan kualitas di tingkat perguruan tinggi," pungkasnya.