Sorot
{{caption}}
Ryamizard Ryacudu Meninggal, Prabowo Sampaikan Duka Cita

{{caption}}
Khvicha Kvaratskhelia Jadi Pemain Terbaik Liga Champions 2025/2026

{{caption}}
Mengapa Gabriel Magalhaes Jadi Algojo Penalti Kelima Arsenal di Final Liga Champions?

{{caption}}
PSG Memang Pantas Jadi Kampiun Liga Champions Dua Kali Beruntun

{{caption}}
PSG Sejajar dengan Barcelona Soal Rekor Gol di Liga Champions

{{caption}}
Klasemen MotoGP 2026 usai Seri Italia: Marco Bezzecchi Asapi Rival, Marc Marquez Terus Tercecer

Topik Terkait
{{caption}}
Premi Askrindo Tembus Rp1,16 Triliun di Triwulan I 2026, Laba Melesat 77 Persen

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) berhasil membukukan **premi Askrindo** sebesar Rp1,16 triliun pada triwulan I 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan 10% yoy dan laba melesat 77%.

{{caption}}
Asuransi Tugu Bukukan Hasil Jasa Asuransi Rp1,02 Triliun pada 2025, Targetkan Pertumbuhan 9-10 Persen

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mencetak hasil jasa asuransi impresif sebesar Rp1,02 triliun pada 2025, didorong kinerja positif dan strategi pengembangan berkelanjutan.

{{caption}}
AAJI Ungkap Kinerja Industri Asuransi Jiwa 2025 Stabil di Tengah Dinamika Ekonomi

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja industri asuransi jiwa 2025 yang stabil, menunjukkan komitmen perlindungan pemegang polis di tengah tantangan ekonomi, dengan pertumbuhan pendapatan signifikan.

{{caption}}
Kinerja Positif: Pendapatan Premi Asuransi Komersial OJK Tembus Rp297,88 Triliun per November 2025

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan **pendapatan premi asuransi komersial** mencapai Rp297,88 triliun hingga November 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan di tengah dinamika pasar. Bagaimana detail kontribusi sektor asuransi jiwa dan umu

OJK
{{caption}}
Askrindo Raup Laba Rp687 Miliar Hingga Kuartal III-2025

Kontributor utama terhadap pertumbuhan laba bersih adalah penerapan prudential underwriting yang memadai.

{{caption}}
Prudential Indonesia Bayar Klaim Nasabah Rp13,6 Triliun Hingga September 2024

Dari sisi solvabilitas, Prudential Indonesia mencatatkan tingkat Risk Based Capital (RBC) sebesar 476 persen.

{{caption}}
BUMN Jasindo Catat Kenaikan Laba 656 Persen, Tembus Rp120 Miliar di Semester I-2024

Pencapaian ini didukung oleh peningkatan pendapatan premi pada lini usaha yang menjadi core competence perusahaan.

{{caption}}
OJK Catat Aset Industri Asuransi Naik Jadi Rp1.120 Triliun pada Mei 2024

Aset industri asuransi di Mei 2024 mencapai Rp1.120,57 triliun, angka ini naik 1,3 persen (yoy).

{{caption}}
Aset Industri Asuransi-Dana Pensiun Tumbuh 2,08 Persen pada Februari 2024

Tren kenaikan nilai aset pada industri asuransi tidak hanya swasta, BPJS Kesehatan dan Tenaga Kerja juga mengalami kenaikan aset.

{{caption}}
Komitmen BRI Life Hadirkan Inovasi Sesuai Kebutuhan dan Preferensi Nasabah

Perusahaan menegaskan komitmen dalam menjaga ketahanan finansial (financial resilience) yang kuat, guna memastikan perlindungan jangka panjang.

{{caption}}
Kepatuhan dan Tata Kelola Jadi Fondasi Jaga Kepercayaan Industri Reasuransi Nasional

Upaya dilakukan perusahaan membuahkan dengan menyabet penghargaan Sapphire (penghargaan tertinggi).

{{caption}}
OJK Ungkap Hasil Investasi Asuransi Melonjak Ratusan Persen Berkat Perbaikan Pasar Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan hasil investasi asuransi melonjak signifikan per Februari 2026, didorong oleh membaiknya kondisi pasar keuangan. Artikel ini mengulas detail peningkatan dan proyeksi industri ke depan.

{{caption}}
OJK Wanti-Wanti Dampak Konflik Perang Iran ke Industri Asuransi

OJK menilai ketegangan geopolitik global berpotensi menekan industri asuransi umum, memicu kenaikan risiko, premi, dan volatilitas produk investasi.

{{caption}}
IHSG Alami Tekanan, OJK Akui Berdampak ke Investasi Industri Asuransi di Sektor Saham

Penyesuaian strategi dilakukan guna menjaga keseimbangan antara tingkat risiko dan kewajiban jangka panjang yang harus dipenuhi.

{{caption}}
Hadapi Kondisi Global, Penguatan Permodalan Jadi Fokus Industri Asuransi Tahun 2026

Fragmentasi geopolitik dan potensi perlambatan ekonomi global masih menjadi faktor yang mempengaruhi sentimen dan arus modal internasional.