Program Bedah Rumah Baznas OKU Wujudkan Hunian Layak Bagi Tiga Keluarga
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berhasil menyelesaikan dan menyerahkan kunci Program Bedah Rumah gratis kepada tiga kepala keluarga, menegaskan komitmennya dalam menyediakan hunian layak bagi mustahik.
Baturaja, 27 Februari – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, telah merampungkan program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) dan menyerahkan kunci kepada tiga kepala keluarga penerima manfaat di wilayah setempat. Proses renovasi ketiga unit rumah tersebut telah selesai 100 persen, menandai keberhasilan program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penyerahan kunci ini dilakukan pada Jumat, 27 Februari, setelah renovasi yang dimulai sejak akhir Desember 2025 rampung sepenuhnya.
Ketua Baznas OKU, Darman Syafei, melalui Wakil II, Khaeri, menjelaskan bahwa ketiga unit rumah yang direhabilitasi secara gratis ini merupakan alokasi bantuan tambahan dari pemerintah pusat. Awalnya, Baznas OKU hanya merencanakan renovasi dua unit RTLH pada tahun sebelumnya. Namun, di penghujung tahun 2025, mereka menerima kuota tambahan tiga unit dari pemerintah pusat melalui Baznas RI.
Penambahan kuota ini memungkinkan lebih banyak mustahik di Kabupaten OKU untuk memiliki hunian yang layak dan nyaman. Program ini menyasar masyarakat di Kecamatan Baturaja Timur dan Lubuk Raja, menunjukkan jangkauan bantuan yang luas. Setiap warga penerima bantuan mendapatkan alokasi biaya renovasi sebesar Rp25.000.000, yang diperuntukkan bagi pembelian material bangunan dan keperluan pembangunan lainnya.
Wujudkan Hunian Layak Bagi Mustahik di OKU
Program RTLH menjadi salah satu prioritas utama Baznas OKU dalam memastikan mustahik memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Renovasi yang dilakukan mencakup perbaikan menyeluruh pada bagian atap, dinding, lantai, hingga pengecatan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan hunian yang sehat dan layak bagi keluarga penerima manfaat.
Khaeri menegaskan bahwa Baznas OKU berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup mustahik. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk membantu pemerintah daerah dalam menekan angka rumah tidak layak huni di Kabupaten OKU. Program ini tidak hanya memperbaiki fisik rumah, tetapi juga memberikan harapan baru bagi keluarga untuk hidup lebih baik.
Melalui program bedah rumah ini, Baznas OKU berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kehidupan mustahik. Memiliki hunian yang layak adalah hak dasar setiap warga negara, dan Baznas OKU berperan aktif dalam mewujudkan hak tersebut. Dana zakat yang disalurkan melalui program ini diharapkan membawa keberkahan bagi para penerima dan seluruh umat.
Dukungan Pemerintah Pusat dan Mekanisme Bantuan
Bantuan tambahan tiga unit RTLH dari pemerintah pusat melalui Baznas RI menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga zakat dan pemerintah dalam mengatasi permasalahan sosial. Dukungan ini sangat krusial dalam memperluas jangkauan program bedah rumah. Proses pengusulan bantuan ini telah melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel.
Setiap unit rumah yang direnovasi mendapatkan bantuan biaya sebesar Rp25.000.000. Dana ini dialokasikan secara cermat untuk memastikan semua aspek perbaikan dapat terpenuhi, mulai dari struktur hingga estetika rumah. Mekanisme penyaluran bantuan ini dirancang untuk memastikan efisiensi dan efektivitas penggunaan dana zakat.
Penerima manfaat program ini dipilih berdasarkan kriteria yang ketat, memastikan bantuan tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Fokus pada perbaikan atap, dinding, dan lantai adalah langkah strategis untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penghuni. Program ini merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat menghasilkan perubahan positif di masyarakat.
Transparansi dan Komitmen Baznas OKU
Baznas OKU sangat menekankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan serta penyaluran dana zakat. Setiap dana yang terkumpul dari muzaki disalurkan secara tepat sasaran demi kemaslahatan umat. Komitmen ini menjadi landasan utama dalam setiap program yang dijalankan oleh Baznas OKU.
Wakil Ketua II Baznas OKU, Khaeri, menegaskan bahwa lembaga ini akan terus berupaya untuk mengidentifikasi dan membantu mustahik lainnya yang membutuhkan. Program bedah rumah hanyalah salah satu dari berbagai inisiatif Baznas OKU untuk memberdayakan masyarakat. Kepercayaan publik adalah aset berharga yang selalu dijaga oleh Baznas OKU.
Melalui program-program berkelanjutan, Baznas OKU bertekad untuk menjadi garda terdepan dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan. Setiap keberhasilan dalam program seperti bedah rumah ini menjadi motivasi untuk terus berkarya. Baznas OKU mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung misi mulia ini.
Sumber: AntaraNews