Prabowo: Pejabat dan Birokrat yang Digaji Negara, Jangan Korupsi Anggaran Rakyat!
Prabowo mengaku sedang berupaya memperbaiki sendi kehidupan bangsa.
Presiden Prabowo Subianto meminta pejabat dan birokrat yang digaji negara agar tidak menyelewengkan anggaran untuk rakyat Indonesia.
Permintaan ini disampaikan Prabowo saat mengunjungi SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/5).
"Terus menerus saya imbau jajaran pemerintah, pejabat, birokrat, saya imbau terus berbuat baiklah untuk rakyat," ujar Prabowo.
"Para pejabat, birokrat yang diangkat, dibiayai, digaji negara, hendaknya anggaran untuk rakyat jangan diselewengkan, jangan dikorupsi dengan segala akal," sambungnya.
Prabowo mengaku sedang berupaya memperbaiki sendi kehidupan bangsa. Upaya itu dimulai dengan memperbaiki sekolah dan memberikan makanan bergizi gratis kepada siswa.
Anggaran Pendidikan
Prabowo mengklaim sudah mengalokasikan dana pendidikan lebih dari 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Anggaran pendidikan ini merupakan tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
"Kalau tidak salah, APBN mungkin tertinggi sejak sejarah repblik. Di atas 20 persen," ucapnya.
Dia menyebut, pemerintah juga menggelontorkan dana Rp17 triliun untuk memperbaiki 11.000 sekolah di Indonesia. Diakuinya, anggaran tersebut belum bisa menyentuh sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan.
Karena itu, dia meminta pemerintah daerah turun tangan memperbaiki sekolah yang rusak atau tidak layak. Jika hanya mengandalkan anggaran pemerintah pusat, maka butuh berpuluh-puluh tahun untuk memperbaiki seluruh sekolah di Tanah Air.
Data sementara, ada 333.000 sekolah di Indonesia. Sekitar 200.000 di antaranya merupakan sekolah negeri.
"Jadi kalau kita perbaiki 11.000, perlu puluhan tahun. Kita tidak boleh berpuluh-puluh tahun memperbaiki sekolah itu. Kita harus perbaiki sekolah-sekolah yang ada di Indonesia," tegas Prabowo.