Prabowo Jenguk Polisi dan Warga Korban Demo Ricuh di RS Polri
Kehadirannya untuk menjenguk masyarakat dan anggota Polri yang mengalami luka-luka akibat aksi demonstrasi berujung ricuh di Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati Jakarta Timur, Senin (1/9).
Kehadirannya untuk menjenguk masyarakat dan anggota Polri yang mengalami luka-luka akibat aksi demonstrasi berujung ricuh yang terjadi di Jakarta dalam beberapa hari terakhir.
"(Presiden) Menjenguk masyarakat dan anggota Polri," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kepada wartawan.
Sebelumnya, Sebanyak 31 anggota polisi mengalami luka ringan hingga harus menjalani operasi akibat demo ricuh pada Kamis (28/8) di Jakarta. Mereka dirawat di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Ada 31 orang yang luka-luka. Semua sedang dirawat intensif dan akan dilakukan beberapa tindakan operasi," kata Kasubag Humas RS Polri Kompol Yoan Hendri saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (29/8).
Dilansir Antara, Yoan memastikan 31 orang tersebut merupakan anggota kepolisian yang berjaga saat aksi ricuh itu.
"31 orang itu semuanya anggota polisi, tidak ada masyarakat," tegas Yoan.
Kondisi para korban beragam mulai dari luka ringan hingga ada yang cukup parah sehingga memerlukan tindakan operasi.
"Kita tetap menjalankan perawatan intensif kepada korban, karena ada yang luka, ada yang paling parah juga, tapi tidak bisa kita jelaskan," ucap Yoan.
RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur juga memastikan tidak ada anggota kepolisian yang meninggal dunia akibat kericuhan saat aksi demo kemarin.
"Sampai saat ini tidak ada yang meninggal di RS Polri baik anggota Polri maupun masyarakat. Tidak ada yang meninggal, semua hidup dan dalam kondisi sadar," kata Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulih di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.