Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi, 47 Personel Resmi Naik Pangkat
Sebanyak 47 personel Polri resmi naik pangkat dalam upacara di Mabes Polri, Kamis (19/3). Kenaikan pangkat perwira tinggi Polri ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja, sekaligus amanah baru.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) baru saja menggelar upacara kenaikan pangkat bagi sejumlah perwira tinggi. Acara penting ini berlangsung khidmat di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta. Upacara tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 19 Maret.
Sebanyak 47 personel Polri secara resmi mendapatkan kenaikan pangkat dalam upacara tersebut. Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap dedikasi serta pengabdian para perwira. Hal ini juga menegaskan komitmen Polri dalam memberikan penghargaan.
Kenaikan pangkat ini diharapkan dapat memotivasi para perwira untuk terus meningkatkan profesionalisme. Mereka juga diharapkan dapat menjaga integritas serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini sejalan dengan upaya transformasi Polri yang Presisi.
Apresiasi Institusi untuk Dedikasi Perwira
Dalam upacara kenaikan pangkat perwira tinggi Polri yang digelar, total 47 personel resmi menyandang pangkat baru. Satu personel berhasil naik ke pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi. Ini merupakan pangkat tertinggi dalam struktur kepolisian.
Selain itu, 14 personel lainnya resmi naik ke pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi. Sementara itu, 32 personel mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi. Dua di antaranya adalah kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa kenaikan pangkat ini adalah penghargaan. Ini diberikan atas dedikasi, kinerja, dan pengabdian para perwira tinggi Polri. Penghargaan ini menunjukkan pengakuan atas kontribusi mereka.
Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir juga menambahkan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya bentuk penghargaan. Namun, ini juga merupakan amanah dan tanggung jawab yang lebih besar. Para perwira diharapkan terus meningkatkan profesionalisme dan integritas.
Daftar Perwira Tinggi yang Mendapat Kenaikan Pangkat
Kenaikan pangkat perwira tinggi Polri kali ini mencakup sejumlah nama penting di lingkungan kepolisian. Kenaikan pangkat tertinggi diraih oleh Komjen Pol. Achmad Kartiko. Beliau saat ini menjabat sebagai Kalemdiklat Polri [7, 8].
Beberapa perwira yang naik ke pangkat Irjen Polisi meliputi Irjen Pol. Alfred Papare. Ia menjabat sebagai Kapolda Papua Barat. Ada pula Irjen Pol. Moffan Moedji Kawanti, Auditor Kepolisian Utama Tingkat I Itwasum Polri.
Selain itu, Irjen Pol. Asep Guntur Rahayu juga termasuk dalam daftar perwira yang naik pangkat. Beliau saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Ini menunjukkan peran strategis Polri di berbagai lembaga.
Pada pangkat Brigjen Polisi, puluhan perwira menduduki berbagai jabatan penting. Di antaranya adalah Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini serta Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir. Dua personel menerima kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) ke Brigjen, yaitu Brigjen Pol. Sambas Kurniawan dan Brigjen Pol. Medyanta.
Amanah Baru untuk Transformasi Polri Presisi
Polri menaruh harapan besar kepada para perwira tinggi yang baru saja mendapatkan kenaikan pangkat. Mereka diharapkan dapat terus memberikan kontribusi terbaik. Kontribusi ini penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kenaikan pangkat perwira tinggi Polri ini juga selaras dengan upaya mendukung transformasi Polri yang Presisi. Konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) menjadi pedoman utama. Ini bertujuan untuk mewujudkan Polri yang modern dan profesional.
Setiap perwira yang naik pangkat mengemban tanggung jawab lebih besar. Mereka harus menjadi teladan dalam setiap tindakan dan keputusan. Integritas dan akuntabilitas menjadi kunci dalam menjalankan tugas.
Dengan adanya kenaikan pangkat ini, diharapkan kinerja Polri semakin optimal. Pelayanan kepada masyarakat juga dapat ditingkatkan secara signifikan. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat institusi Polri.
Sumber: AntaraNews