Puluhan Ribu Personel Polri Raih Kenaikan Pangkat Serentak, Wujud Penghargaan dan Tanggung Jawab Baru
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar upacara Kenaikan Pangkat Polri serentak bagi puluhan ribu personel, dari Perwira Tinggi (Pati) hingga Tamtama, sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan amanah baru.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melaksanakan upacara kenaikan pangkat secara serentak di seluruh wilayah Indonesia pada Rabu, 31 Desember 2025. Upacara ini melibatkan puluhan ribu personel dari berbagai golongan, mulai dari Perwira Tinggi (Pati), Perwira, Bintara, hingga Tamtama Polri. Pelaksanaan serentak ini bertujuan untuk menciptakan keseragaman dalam pembinaan karier serta memperkuat soliditas organisasi Polri di seluruh jajaran.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap dedikasi dan kinerja anggota. Upacara tersebut diselenggarakan di berbagai satuan wilayah, termasuk Markas Besar Polri, Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), dan seluruh satuan kerja jajaran. Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan penghargaan yang merata kepada seluruh personelnya.
Secara nasional, jumlah personel Polri yang menerima kenaikan pangkat mencapai puluhan ribu orang, menandai momen penting dalam perjalanan karier mereka. Kenaikan pangkat ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan pimpinan dan tanggung jawab yang lebih besar. Diharapkan, promosi ini akan memotivasi setiap personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Detail Kenaikan Pangkat Berbagai Golongan
Kenaikan pangkat serentak ini mencakup berbagai golongan kepangkatan di tubuh Polri. Sebanyak 42 personel menerima kenaikan pangkat reguler ke dan dalam golongan Pati Polri. Selain itu, 308 personel naik pangkat menjadi Komisaris Besar (Kombes) Polisi, dan 642 personel menjadi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).
Pada golongan Perwira Menengah, 1.332 personel mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Komisaris Polisi (Kompol), dan 3.335 personel menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP). Sementara itu, 4.418 personel naik pangkat menjadi Inspektur Polisi Satu (Iptu). Kenaikan pangkat pengabdian juga diberikan kepada 448 personel menjadi Inspektur Polisi Dua (Ipda).
Tidak hanya itu, kenaikan pangkat juga diberikan kepada 36.053 personel dalam golongan Bintara dan 1.918 personel dalam golongan Tamtama. Beberapa nama menonjol yang mendapatkan kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri antara lain Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja sebagai Kakorbinmas Baharkam Polri, serta Irjen Pol. Agus Santoso dan Irjen Pol. Umar Surya Fana sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri.
Di tingkat Brigjen Polisi, nama-nama yang menonjol meliputi Brigjen Pol. Murry Mirranda yang menjabat sebagai Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang selaku Danpasbrimob II Korbrimob Polri, dan Brigjen Pol. Susatyo Purnomo Condro sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.
Makna dan Harapan di Balik Kenaikan Pangkat Polri
Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa kenaikan pangkat ini bukan sekadar proses administratif, melainkan wujud nyata kepercayaan pimpinan dan tanggung jawab yang harus diemban oleh setiap personel. “Kenaikan pangkat ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi merupakan bentuk penghargaan institusi atas kinerja dan pengabdian anggota Polri,” ujar Trunoyudo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kenaikan pangkat ini juga menjadi amanah untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan, setiap personel yang mendapatkan promosi dapat semakin termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan institusi dan pelayanan publik.
Polri berkomitmen untuk terus mengedepankan sistem pembinaan karier yang objektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan visi transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), demi mewujudkan institusi kepolisian yang modern dan akuntabel di mata publik.
Sumber: AntaraNews