Polres Situbondo Gencarkan Pemeriksaan Bus dan Sopir Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
Polres Situbondo intensifkan pemeriksaan kelaikan bus angkutan umum dan kesehatan sopir demi kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Upaya Polres Situbondo Cek Bus Lebaran ini demi keselamatan penumpang.
Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, gencar melakukan pemeriksaan kelaikan bus angkutan umum dan kesehatan sopir. Langkah ini merupakan bagian dari upaya proaktif untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas pada momentum arus mudik Lebaran 2026. Pemeriksaan menyeluruh ini bertujuan memastikan setiap kendaraan dan pengemudi siap menghadapi perjalanan panjang.
Kegiatan pemeriksaan ini dilaksanakan di Terminal Bus Situbondo pada Selasa (17/3), melibatkan kolaborasi antara Polres Situbondo dengan pemerintah daerah setempat. Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) turut serta dalam memastikan standar keselamatan terpenuhi. Sinergi ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam menjamin keamanan perjalanan mudik.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, secara langsung meninjau proses pemeriksaan tersebut. Beliau menekankan pentingnya kondisi prima sopir dan kelaikan kendaraan. Pesan "Mudik Aman, Keluarga Bahagia" menjadi semangat utama dalam pelaksanaan kegiatan ini, demi ketenangan penumpang selama di perjalanan.
Pastikan Kelaikan Kendaraan dan Kesehatan Pengemudi
Pemeriksaan kelaikan bus angkutan umum mencakup berbagai aspek vital kendaraan. Tim pemeriksa fokus pada kondisi rem, ban, lampu, dan sistem kemudi yang berfungsi optimal. Selain itu, kelengkapan dokumen operasional bus juga menjadi perhatian utama untuk memastikan legalitas perjalanan.
Tidak hanya kendaraan, kesehatan para sopir bus juga menjadi prioritas dalam pemeriksaan ini. Petugas dari Dinas Kesehatan setempat melakukan serangkaian tes kesehatan. Pemeriksaan meliputi cek tensi darah, kadar kolesterol, dan tes darah untuk memastikan kondisi fisik sopir dalam keadaan prima.
Kapolres Bayu menegaskan bahwa keselamatan warga adalah fokus utama dari kegiatan ini. Ia tidak ingin ada sopir yang mengemudi dalam kondisi sakit atau kendaraan yang tidak layak jalan. Hal ini dilakukan agar penumpang dapat merasa tenang dan nyaman selama perjalanan mudik Lebaran.
Temuan dan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Kesehatan Sopir
Sebanyak 21 sopir menjalani tes kesehatan menyeluruh, termasuk tes narkoba dan alkohol. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh sopir dinyatakan negatif dari pengaruh narkoba dan alkohol. Ini merupakan kabar baik yang menunjukkan kepatuhan sopir terhadap aturan dan kesadaran akan keselamatan.
Meskipun demikian, petugas mencatat adanya beberapa temuan terkait kesehatan. Tujuh pengemudi terindikasi mengalami hipertensi (darah tinggi), sementara tiga orang lainnya menderita diabetes. Temuan ini menjadi perhatian serius bagi tim medis untuk penanganan lebih lanjut.
Bagi sopir yang terindikasi kurang sehat, tim medis segera memberikan terapi pengobatan serta vitamin secara gratis di lokasi. Tindakan cepat ini bertujuan untuk menstabilkan kondisi kesehatan mereka. Dengan demikian, sopir dapat melanjutkan perjalanan dengan aman setelah kondisi fisiknya kembali stabil.
Langkah proaktif Polres Situbondo ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas. Ini juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026. Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama dalam setiap persiapan arus mudik.
Sumber: AntaraNews