Polres Situbondo Bantu Korban Banjir Bandang dengan Distribusi Sembako
Polres Situbondo menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak banjir bandang di wilayah barat Kabupaten Situbondo, meringankan beban para penyintas bencana.
Kepolisian Resor (Polres) Situbondo, Jawa Timur, bergerak cepat memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga yang terdampak banjir bandang. Aksi ini merupakan wujud kepedulian Polri untuk meringankan beban para penyintas banjir yang melanda pada Rabu (21/1) malam. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie dan Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo Lana Bayu AS kepada masyarakat di wilayah barat Kabupaten Situbondo.
Penyaluran bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari ini dilakukan secara langsung di lokasi terdampak. Kapolres Bayu menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus untuk melihat kondisi pemukiman warga setelah dilanda banjir akibat luapan sungai. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan materiil bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.
Selain distribusi sembako, Polres Situbondo juga terus menjalin koordinasi erat dengan berbagai instansi terkait. Sinergi ini melibatkan TNI dan pemerintah daerah guna memastikan penanganan dampak banjir bandang dapat terlaksana dengan cepat dan tepat sasaran. Kolaborasi lintas sektoral menjadi kunci dalam upaya pemulihan pascabencana.
Kepedulian Polri Pasca-Banjir Situbondo
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie bersama Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo Lana Bayu AS secara langsung menyerahkan paket sembako kepada warga terdampak banjir. Penyerahan ini bukan hanya sekadar distribusi bantuan, melainkan juga bagian dari upaya untuk memahami langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat. Langkah ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendekatkan diri dan melayani masyarakat, terutama di saat-saat darurat.
Bantuan paket sembako ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari bagi keluarga yang rumahnya terendam atau rusak akibat banjir. Kepedulian yang ditunjukkan oleh Polres Situbondo ini menjadi salah satu pilar penting dalam penanganan bencana. Hal ini juga sejalan dengan tugas Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk dalam situasi darurat bencana.
Koordinasi yang intensif antara Polres Situbondo dengan TNI dan pemerintah daerah menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap langkah penanganan dampak banjir bandang dapat berjalan efektif dan efisien. Sinergi ini mencakup aspek evakuasi, distribusi bantuan, hingga pemulihan infrastruktur yang rusak.
Situasi dan Dampak Banjir Bandang di Situbondo
Banjir bandang yang melanda Situbondo pada Rabu (21/1) malam disebabkan oleh luapan air Sungai Lubawang. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada pemukiman warga di beberapa desa. Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak, dengan 440 rumah warga terendam.
Dampak banjir juga meluas ke desa-desa lain dalam satu kecamatan, seperti Desa Kalianget, yang mencatat 246 unit rumah terdampak. Selain itu, Kecamatan Besuki juga mengalami dampak serius dengan total 5.425 rumah terdampak. Sebaran dampak di Kecamatan Besuki meliputi Desa Pesisir dengan 2.882 rumah, Desa Kalimas 193 rumah, Desa Demung 44 rumah, dan Desa Besuki 2.306 rumah.
Hujan dengan intensitas tinggi pada hari yang sama turut menyebabkan sejumlah aliran sungai meluap di area lain. Akibatnya, 113 rumah warga di Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, tergenang. Di Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, sebanyak 169 rumah terdampak, sementara di Desa/Kecamatan Kendit, 154 rumah juga mengalami dampak serupa.
Kesiapsiagaan dan Upaya Pemulihan
Personel Polres Situbondo terus bersiaga penuh untuk memantau situasi pasca-bencana banjir. Kesiapsiagaan ini penting untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan air sewaktu-waktu. Polisi siap membantu dalam upaya evakuasi dan pengamanan demi menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat.
Sebelumnya, pasca-banjir bandang akibat luapan air Sungai Lubawang, personel Polres Situbondo telah bekerja sama dengan berbagai pihak. Kolaborasi ini melibatkan TNI, BPBD, serta tim Tanggap Bencana (Tagana) untuk membantu masyarakat membersihkan material banjir. Upaya pembersihan ini krusial untuk mempercepat proses pemulihan lingkungan dan fasilitas umum.
Komitmen Polres Situbondo untuk terus mendampingi warga terdampak bencana adalah bagian dari tugas kemanusiaan. Langkah-langkah preventif dan responsif terus dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan dukungan yang diperlukan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat memberikan rasa aman dan harapan di masa sulit ini.
Sumber: AntaraNews