Polisi Diminta Tindak Tegas Pelaku Kerusuhan Hari Buruh di Semarang
Disinyalir kerusuhan dipicu oknum tertentu yang memanfaatkan situasi. Di Semarang sendiri, polisi telah menetapkan enam perusuh sebagai tersangka.
Peringatan Hari Buruh yang digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5) lalu berlangsung damai. Acara berjalan sesuai susunan yang direncanakan. Terakhirnya, para buruh membubarkan diri dengan tertib.
Sayangnya, kondisi tersebut tidak terjadi di semua daerah. Tercatat, demo Hari Buruh di beberapa daerah berakhir rusuh. Sebut saja di Bandung, Jawa Barat dan Semarang, Jawa Tengah.
Disinyalir kerusuhan dipicu oknum tertentu yang memanfaatkan situasi. Di Semarang sendiri, polisi telah menetapkan enam perusuh sebagai tersangka.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. M. Syahduddi mengatakan, penetapan tersangka dilakukan berdasarkan penyelidikan atas 14 orang yang diamankan setelah aksi yang berakhir ricuh tersebut.
Ia menjelaskan kericuhan di penghujung aksi buruh pada 1 Mei 2025 tersebut bermula dari kehadiran kelompok beratribut serba hitam yang berbeda dengan aksi yang digelar oleh sejumlah elemen pekerja itu.
"Petugas melakukan kanalisasi, dua penanganan yang berbeda terhadap aksi saat Hari Buruh tersebut," katanya di Semarang, Sabtu (3/5).
Terkait hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Konferensi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Kabupaten Demak, menyampaikan rasa kekecewaannya terkait insiden yang terjadi pada perayaan Hari Buruh (May Day) di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Perilaku anarkis telah mengotori makna sebenarnya dari perayaan tersebut. "May Day bagi kami adalah kesempatan untuk menyuarakan dan menyampaikan isu-isu yang terjadi di Jawa Tengah dan khususnya di Kabupaten Demak," ungkap Jayus, di Kantor Sekretariat KSPN, Sabtu (3/5).
Jayus berharap agar pihak kepolisian dapat menindak tegas oknum-oknum yang terlibat dalam perilaku anarkis tersebut sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
"Kami berharap pihak kepolisian dapat mengambil tindakan yang tepat untuk memastikan bahwa perayaan May Day dapat berlangsung dengan damai dan tertib di masa mendatang," tambah Jayus.