Polda Sulteng Perkuat Karakter Humanis Anggota Polri Melalui Tim Asmaul Husna
Polda Sulteng perkuat karakter humanis anggota Polri dalam menjalankan tugas dengan membentuk Tim Asmaul Husna, menanamkan nilai-nilai keimanan dan spiritualitas.
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas anggotanya. Mereka memperkuat karakter religius dan humanis personel Polri dalam menjalankan tugas kepolisian. Inisiatif ini diwujudkan melalui pembentukan Tim Asmaul Husna di lingkungan Polda Sulteng.
Pembentukan tim ini merupakan komitmen nyata Polda Sulteng dalam menanamkan nilai-nilai keimanan kepada seluruh personel. Tujuannya adalah untuk memperkuat spiritualitas anggota Polri. Hal ini dilakukan demi mendukung pengabdian terbaik kepada masyarakat.
Tim Asmaul Husna ini resmi berlaku sejak 12 Januari 2026. Keberadaannya diharapkan dapat memberikan dampak positif. Tidak hanya bagi internal Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui berbagai kegiatan keagamaan yang akan dilaksanakan.
Pembentukan dan Tujuan Tim Asmaul Husna
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sulteng Kombes Pol. Anton Sudjarwo menjelaskan latar belakang pembentukan Tim Asmaul Husna. Ia menyatakan bahwa tim ini adalah wujud komitmen Polda Sulteng dalam menanamkan nilai-nilai keimanan kepada personel. Ini sekaligus memperkuat spiritualitas anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Tim ini dibentuk sebagai tindak lanjut dari arahan Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi. Pembentukannya tertuang dalam Surat Perintah Kapolda Sulteng Nomor Sprint/53/I/BIN.1.1./2026. Surat perintah tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Biro SDM Polda Sulteng Kombes Pol. Anton Sudjarwo.
Tim Asmaul Husna akan mendukung pelaksanaan kegiatan Subuh Berkah Polri. Selain itu, tim juga akan terlibat dalam kegiatan keagamaan lainnya. Semua kegiatan ini berada di bawah pembinaan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulteng.
Dampak Positif dan Harapan Polda Sulteng
Melalui lantunan Asmaul Husna, personel diharapkan dapat lebih menenangkan hati dan meningkatkan keikhlasan. Hal ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab moral dan spiritual. Ini penting dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Kombes Pol. Anton Sudjarwo berharap keberadaan Tim Asmaul Husna dapat memberikan dampak positif. Dampak ini tidak hanya terbatas bagi internal Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas. Ini akan terwujud melalui berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan.
Dengan pembentukan tim ini, Polda Sulteng berkomitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional dan humanis. Pelayanan tersebut juga akan senantiasa berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Ini menegaskan fokus pada karakter humanis anggota Polri.
“Kami berharap kegiatan Tim Asmaul Husna dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, membangun karakter personel Polri yang humanis dan berakhlak mulia, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Anton Sudjarwo.
Sumber: AntaraNews