Poin-Poin Penting Rapor Kinerja 6 Bulan Kabinet Prabowo
Prabowo menyampaikan 6 poin yang telah dicapai pemerintahannya. Di antaranya menghapus utang.
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5). Dia memuji kinerja jajaran Kabinet Merah Putih di enam bulan pertama masa pemerintahannya.
“Baru saja kita meliwati tonggak enam bulan pertama. Bisa dikatakan ini adalah semester pertama pemerintahan kita. Dan sekarang, tiba-tiba kita melihat rapor kita. Apakah merah, atau memuaskan, atau cukup memuaskan, atau sangat memuaskan,” tutur Prabowo.
Prabowo menyampaikan 6 poin yang telah dicapai pemerintahannya. Di antaranya menghapus utang, Makan Bergizi Gratis (MBG), arus mudik Lebaran 2025, hingga Sekolah Rakyat.
1. Hapus Utang
Prabowo mengatakan, dirinya telah menghapus utang-utang yang telah menjerat para rakyat kecil. Menurutnya, utang menjadi satu masalah yang membebani petani selama berpuluh-puluh tahun.
Prabowo mengatakan, utang menjadi satu masalah yang telah mengakar selama puluhan tahun bagi para orang kecil. Padahal, utang tersebut sebetulnya telah dihapus oleh bank.
"Masalah sekian puluh tahun lalu, hutang orang kecil, yang sebenarnya sudah dihapus sama bank-bank, masih dituntut jutaan petani kita, jutaan rakyat kecil kita tak bisa pinjam lagi," kata Prabowo.
Menurutnya, kondisi ini membuat rakyat kecil pada akhirnya terpaksa meminjam uang dari rentenir hingga pinjaman online (pinjol) untuk menutup utang yang sudah ada.
Oleh karena itu, di pemerintahan saat ini permasalahan itu berusaha ditanganinya. Prabowo menyebut bahwa pemerintah telah menghapus utang-utang tersebut.
"Terpaksa dia pinjem lagi dari rentenir, dari pinjol, pinjeman online. Rentenir yang gila bunganya harian. Luar biasa. Kita hapus (utang)!" tegas Prabowo.
"Kita ambil tindakan yang harus kita ambil dengan beberapa risiko. Tapi, tetap dalam rangka pengendalian APBN yang pruden," sambungnya.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah merilis kebijakan penghapusan piutang macet Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, hingga nelayan.Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet pada UMKM.
Dalam PP tersebut, Kementerian UMKM diberikan waktu selama enam bulan untuk menghapus tagih utang UMKM sejak PP tersebut berlaku 5 November 2024.
2. Keberhasilan MBG 99,99 Persen
Prabowo menyinggung angka kasus keracunan di program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia mengatakan angka keracunan di MBG sangatlah kecil jika dibandingkan dengan angka penerima manfaat program. Menurut Prabowo, angka keberhasilan program MBG 99,99 persen.
"Hari ini memang ada yang keracunan, yang keracunan sampai hari ini dari tiga koma sekian juta kalau tidak salah di bawah 200 orang, yang rawat inap hanya 5 orang," kata Prabowo.
Prabowo memperkirakan angka korban keracunan di program MBG itu diperkirakan sekitar 0,005 persen dari seluruh penerima manfaat.
"Jadi bisa dikatakan yang keracunan atau yang perutnya enggak enak sejumlah 200 orang, itu 200 dari 3 koma sekian juta kalau tidak salah adalah 0,005. Berarti keberhasilannya adalah 99,99 persen," ujar dia.
Prabowo mengatakan bahwa hal itu merupakan salah satu pencapaian oleh jajaran terkait. Namun, ia menginstruksikan Kepala BGN Dadan Hindayana agar tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian tersebut.
"Tapi saya hargai karena Kepala BGN dan jajaran mengatakan 'Pak sasaran kita adalah zero penyimpangan, zero kesalahan' dan kita mengerti tidak gampang," ucapnya.
3. Arus Mudik
Prabowo kemudian memuji kelancaran mudik 2025 yang terbilang lancar. Menurutnya, pengaturan mudik di lebaran tahun ini terbaik sepanjang sejarah. Prabowo pun menyinggung mudik lebaran yang berjalan lancar.
Menurutnya, mudik tahun ini yang terbaik sepanjang sejarah karena kecelakaan yang menurun 30 persen dan kondisi yang lancar.
"Mudik berjalan dengan lancar, saya dalat laporan mudik kita terbaik sepanjang sejarah, angka kecelakan terendah sepanjang sejarah, turun 30 persen, dan meningkat yang mudik, lebih besar dari tahun lalu," ujarnya.
Prabowo pun mengatakan masih ada saja pihak yang bicara mudik lancar karena jumlah pemudik yang menurun. Dia pun membantah anggapan itu dan menegaskan lancarnya mudik karena keputusan yang diambil oleh pihak terkait.
"Ada kelompok negatif bilang mudik berkurang, lancar dibilang pemudik berkurang, tidak. Lancar karena pengendalian lancar dan ada keberanian ngambil keputusan oleh menteri-menteri kita, oleh Kapolri, oleh Panglima TNI, oleh menteri perhubungan," ujarnya.
4. Pangkas Distribusi Pupuk
Prabowo memangkas kebijakan distribusi pupuk. Dengan hal ini, distribusi pupuk bisa langsung ke petani tanpa melalui izin dari pemerintah daerah.
"Untuk juga pertama kali kita pangkas semua sistem distribusi pupuk yang penuh dengan keruwetan, langsung dari pabrik ke kelompok tani," ucapnya.
"Kita meninggalkan 144 peraturan, tidak ada lagi perlu izin gubernur bupati, ini yang diminta petani ini yang mereka dapatkan kita sederhanakan produksi naik, juga mereka sampaikan terima kasih," pungkasnya.
5. Produksi Beras dan Jagung
Prabowo menyampaikan, bahwa pemerintahannya bisa mencapai prestasi produksi beras dan jagung yang melimpah. Menurutnya, produksi ini tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
"Salah satu prestasi kita yang dirasakan yang riil dan tidak dibuat-buat bahwa produksi beras dan jagung kita. saya dapat laporan sekarang sangat berhasil bahkan dibandingkan tahun terdahulu produksi kita cukup bisa dikatakan tertinggi," ucapnya.
Dia menyebut, hasil beras di Sumatera Selatan mencapai 4 juta ton.
"Artinya peningkatan 25%. saya kira disluruh dunia ini suatu prestasi dan kita harus akui. kalau kita berbuat baik jangan kita rendah diri ini prestasi kita," ujarnya.
6. Sekolah Rakyat
Prabowo bakal segera mengeksekusi program pembangunan Sekolah Rakyat. Menurutnya, dalam waktu dekat pemerintah akan membuka minimal 100 sekolah asrama untuk rakyat tidak mampu.
"Kta juga dalam waktu dekat akan buka minimal 100 sekolah berasrama yang di alamatkan untuk saudara kita rakyat kita yang berada dalam kelompok ekonomi paling rendah, desil 1 dan desil 2, niat ini mungkin akan terwujud dalam tahun ini," ucapnya.
Prabowo menargetkan 53 sekolah akan dibuka pada bulan Juli 2025. Namun, Prabowo tidak memaksakan jika menterinya belum siap mengeksekusi sekolah rakyat.
"Bolak balik saya katakan jangan dipaksa. berbuat tapi tidak usah kejar tanggal yang penting kita berbuat, tapi mereka yakin mau dapat hasil terbaik cepat, saya katakan silahkan tapi ujungnya ini akan dirasakan orang paling bawah," kata Prabowo.