Pimpin KTT ke-20 ASEAN-India, Jokowi Minta Penyelundupan Manusia dan Narkotika Segera Diatasi
Jokowi meminta negara ASEAN dan India bekerja sama menanggulangi kejahatan maritim.
Jokowi mengajak ASEAN-India untuk menanggulangi kejahatan maritim.
Pimpin KTT ke-20 ASEAN-India, Jokowi Minta Penyelundupan Manusia dan Narkotika Segera Diatasi
Presiden Jokowi (Jokowi) memimpin KTT ke-20 ASEAN-India dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi yang diikuti oleh para pemimpin negara ASEAN. Dalam sesi ini, Jokowi mengajak untuk menanggulangi kejahatan maritim.
Kejahatan tersebut seperti perompakan, penyelundupan manusia dan narkotika, serta penangkapan ikan di perairan yuridiksi negara tanpa izin atau ilegal fishing.
"Selain itu kejahatan maritim juga harus kita tanggulangi seperti perompakan, penyelundupan manusia, narkotika, dan juga ilegal unregulated unreported IUU Fishing,"
ujar Jokowi dalam KTT ke-20 ASEAN-India di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (7/9).
merdeka.com
Jokowi meminta ASEAN harus mampu menjadikan lautan sebagai a sea of cooperation, bukan a sea of confrontation. Dia menegaskan, stabilitas dan kedamaian lautan harus terus dijaga.
"Dengan menghormati hukum internasional mendorong habit of cooperation dan membangun arsitektur kawasan yang inklusif," ucapnya.
"Ini yang adalah kunci untuk mewujudkan kawasan yang mampu menjafi epicentrum of growth," sambungnya.
Jokowi menuturkan, kerja sama ASEAN dan India selama ini memang telah memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Namun, kolaborasi ini masih perlu terus dioptimalkan.
"Apalagi melihat potensi besar Samudera Hindia yang menghubungkan 33 negara dengan 2,9 miliar jiwa dan seperlima GDP (Gross Domestic Product) dunia di 2025,"
ungkap Jokowi.
merdeka.com
"Potensi kerja sama tersebut bisa kita dorong menuju ekonomi biru, ketahanan pangan, konektivitas maritim dan sumber daya energi laut yang berkelanjutan,"
pungkas Jokowi.
merdeka.com