Perkuat Ruang Dialog Lintas Agama Buat Redam Ideologi Ekstrem
Perlu terus didorong adanya ruang dialog lintas agama agar saling memahami dan menghormati satu sama lain
Moderasi beragama sangat penting dalam meredam ideologi ekstem untuk mewujudkan perdamaian. Perlu terus didorong adanya ruang dialog lintas agama agar saling memahami dan menghormati satu sama lain.
"Yang terpenting bukan agamanya, tetapi bagaimana kita mengamalkan nilai-nilai kebaikan sehingga kita bisa hidup berdampingan," kata Ketua Umum Pesatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Philip Kuntjoro Widjaja di Jakarta, Rabu (7/5).
Phillip mengibaratkan pengendalian diri bagaikan seni mengemudi jadi harus tahu kapan menginjak pedal gas, berhenti, berbelok, atau mengerem. Begitupun dalam setiap aspek kehidupan, seseorang harus bisa mengontrol diri agar tidak terjerembab dalam keterpurukan.
"Jadi tidak hanya mengerem saja, tapi kita juga harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi untuk bisa mengendalikan diri," tuturnya.
Menjelang Hari Raya Waisak Tahun 2025, kata Phillip, bukan sekadar hanya perayaan momentum keagamaan, melainkan sebagai refleksi dan internalisasi semangat spiritual menuju pencerahan sejati.
Tema Hari Raya Waisak tahun ini 'Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia'. Menurutnya, tema ini memiliki makna yang sangat mendalam, baik dari sisi spiritual maupun sosial terutama bagi umat Buddha dan masyarakat Indonesia yang plural.
"Pendekatan ini mengajarkan bahwa perdamaian bukan hanya tentang menghindari konflik, tetapi juga tentang membangun kesadaran kolektif untuk hidup berdampingan dengan saling menghormati," ujarnya.
Philip menambahkan, ini adalah tantangan besar bagi generasi muda lintas agama untuk berkolaborasi dalam mewujudkan dunia yang lebih baik. Oleh karena itu moderasi beragama antar-lintas agama menjadi sangat penting.
"Semangat moderasi beragama yang berada di tengah (moderat) tidak condong ke kanan dan ke kiri juga harus digelorakan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan bangsa," tandasnya.