Perkuat Ekosistem Riset Global, Unhas Dorong Kolaborasi Lewat TRG dan PAIR Sulawesi
Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat ekosistem **kolaborasi riset global** melalui sosialisasi program Thematic Research Group (TRG) dan Partnership for Australia - Indonesia Research (PAIR) Sulawesi, membuka jalan bagi inovasi berdampak dan peningka
Makassar – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) baru-baru ini menyelenggarakan sosialisasi riset kolaborasi TRG dan PAIR Sulawesi. Acara ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem riset kolaboratif serta memperluas jejaring kemitraan internasional Unhas.
Ketua LPPM Unhas, Prof. Muh. Nasrum Massi, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai skema riset kolaborasi Thematic Research Group (TRG). Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang kemitraan melalui program Partnership for Australia - Indonesia Research (PAIR) Sulawesi.
Inisiatif ini merupakan bagian penting dari strategi institusi dalam memperluas jejaring riset. Harapannya, dapat meningkatkan kontribusi Unhas terhadap agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.
Memperkuat Riset Lintas Disiplin dengan TRG
Thematic Research Group (TRG) adalah model pengelompokan riset yang berbasis pada tema-tema strategis universitas. Model ini dirancang khusus untuk mendorong kolaborasi yang erat antara berbagai disiplin ilmu dan fakultas di lingkungan Unhas.
TRG tidak hanya berfungsi untuk mengonsolidasikan tema-tema riset unggulan yang dimiliki universitas, tetapi juga berperan penting dalam membangun kultur kolaborasi lintas disiplin yang kuat. Prof. Nasrum Massi berharap, melalui pendekatan ini, akan lahir riset-riset yang metodologinya kuat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kontribusi signifikan TRG diharapkan dapat meningkatkan kinerja penelitian dan inovasi Unhas secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi Unhas untuk menjadi pusat keunggulan riset yang berdampak luas.
Membuka Kemitraan Internasional melalui PAIR Sulawesi
Program Partnership for Australia - Indonesia Research (PAIR) Sulawesi membuka ruang kolaborasi penting antara peneliti dari Indonesia dan Australia. Program ini fokus pada upaya menjawab isu-isu strategis yang ada di kawasan Sulawesi.
PAIR Sulawesi menekankan penguatan kapasitas riset, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan solusi yang berbasis bukti ilmiah. Tujuannya adalah untuk menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Prof. Nasrum Massi menegaskan bahwa melalui PAIR Sulawesi, Unhas ingin memastikan kolaborasi internasional yang terjalin menghasilkan luaran riset yang konkret dan berdampak, bukan sekadar kerja sama administratif. Ini merupakan bagian dari diplomasi riset Unhas di tingkat global.
Visi Rektor Unhas untuk Reputasi Global
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, dengan tegas menyatakan bahwa penguatan riset kolaboratif menjadi pondasi utama dalam meningkatkan reputasi dan daya saing universitas. Hal ini berlaku baik di tingkat nasional maupun di kancah internasional.
Menurut Prof. JJ, keunggulan sebuah universitas di era modern ini tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kerja individual. Namun, lebih pada kemampuan institusi untuk membangun kolaborasi yang solid dan produktif di berbagai bidang.
Riset kolaboratif adalah kunci utama untuk menghadirkan inovasi yang memiliki dampak nyata dan signifikan. Inisiatif ini juga berperan penting dalam mengangkat reputasi institusi di kancah global.
Sumber: AntaraNews