Perjalanan Karier Hamdan ATT, dari Anak Band hingga Legenda Dangdut usai Hits 'Termiskin di Dunia' Meledak
Hamdan ATT meninggal dunia setelah beberapa waktu terakhir berjuang melawan sakit yang dia derita.
Kabar duka datang dari blantika musik Tanah Air. Pedangdut senior Hamdan ATT meninggal dunia setelah beberapa waktu terakhir berjuang melawan sakit yang dia derita.
Wafatnya Hamdan ATT dibenarkan Aisyah, putri Almarhum. Hamdan mengembuskan napas terakhir pukul 12.00 Wib.
Belum diketahui penyebab meninggalnya pelantun tembang 'Termiskin di Dunia' itu. Namun pada Oktober 2024 silam, Hamdan sempat menjalani operasi usai mengalami pecah pembuluh darah.
Hamdan ATT Terinspirasi The Shadows
Di blantika musik Tanah Air, sosok Hamdan ATT dikenal sebagai salah satu ikon musik dangdut yang populer di era 1980-an. Penyanyi kelahiran Ambon ini memiliki suara khasnya dan lagu-lagu hits yang mudah diingat bahkan hingga kini enak dinyanyikan.
Hamdan ATT menunjukkan bakat musiknya sejak remaja. Ia mengidolakan Hank Marvin dari The Shadows. Ia kemudian membentuk grup musik yang terinspirasi oleh The Shadows. Band tersebut membawakan lagu-lagu dari grup idolanya.
Pada tahun 1968, Hamdan ATT bergabung dengan band bernama 'Nada Buana'. Bersama band ini, ia berkesempatan tampil di stasiun televisi nasional TVRI. Penampilan ini menjadi langkah awal Hamdan ATT di dunia hiburan.
Setelah kembali dari Ambon, Hamdan ATT mulai fokus pada pendidikan. Ia menempuh pendidikan tinggi hingga lulus kuliah. Di masa-masa itu juga, Hamdan ATT mulai bergelut di dunia musik dangdut. Langkah ini menjadi awal mula kejayaan Hamdan ATT.
Kejayaan Hamdan ATT di Musik Dangdut
Karier Hamdan ATT di industri musik dangdut dimulai pada akhir 1970-an. Namanya mulai melejit di era 1980-an. Salah satu lagu yang melambungkan namanya adalah "Termiskin di Dunia".
Sepanjang kariernya, Hamdan ATT telah merilis banyak lagu populer. Beberapa di antaranya adalah "Dingin", "Bekas Pacar", dan "Sakit Hati". Lagu-lagu ini Easy dicintai oleh penggemar musik dangdut di seluruh Indonesia.
Selain itu, Hamdan ATT juga dikenal dengan lagu-lagu seperti "Patah Kemudi", "Emas Menjadi Tembaga", dan "Jangan Cintai Aku". Karya-karyanya terus dikenang dan menjadi bagian dari sejarah musik dangdut Indonesia.
Pada Indonesian Dangdut Awards 2021, Hamdan ATT menerima penghargaan Lifetime Achievement. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusinya yang luar biasa bagi musik dangdut Indonesia. Pengakuan ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai legenda dangdut.
Masa Akhir Hidup Hamdan ATT
Sebelum meninggal dunia, Hamdan ATT menghadapi masalah kesehatan yang serius. Ia mengalami dua kali serangan stroke, yaitu pada tahun 2017 dan 2021. Kondisi ini tentu mempengaruhi aktivitasnya di dunia musik.
Selain stroke, Hamdan ATT juga mengalami pecah pembuluh darah di otak. Ia harus menjalani operasi pada Oktober 2024. Meski telah berjuang melawan penyakitnya, takdir berkata lain.
Hamdan ATT menghembuskan napas terakhirnya pada 1 Juli 2025 di usia 76 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh penggemar musik dangdut di tanah air.
Lagu-lagu Hits Hamdan ATT
- Termiskin di Dunia
- Dingin
- Bekas Pacar
- Sakit Hati
- Patah Kemudi
- Emas Menjadi Tembaga
- Jangan Cintai Aku
- Mabuk Judi
- Memory di Kereta
- Harta dan Cinta
- Hidup Pas-pasan