Hamdan ATT Dimakamkan di TPU Kampung Dukuh Kramat Jati
Menjelang kepergiannya, keluarga mulai merasakan tanda-tanda penurunan kondisi Hamdan ATT.
Jenazah penyanyi legendaris, Hamdan ATT dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (1/7) usai salat Magrib.
“Dimakamkan di TPU Komplek (Kampung) Dukuh,” ujar putra almarhum, Haikal Attamimi, di rumah duka.
Haikal mengaku mendapat kabar kondisi sang ayah menurun drastis dari adiknya sekitar pukul 11 siang. Saat itu, tubuh Hamdan mulai terasa dingin, mengalami sesak napas, dan saturasi oksigen turun tajam.
Mendengar kabar tersebut, Haikal langsung bergegas dari Ciputat ke rumah sang ayah. Mengingat Hamdan ATT punya riwayat stroke, keluarga berencana segera membawanya ke rumah sakit.
Namun takdir berkata lain. Belum sempat dilarikan ke rumah sakit, Hamdan ATT mengembuskan napas terakhir di rumah, sekitar pukul 12 siang.
Kenang Sosok Sang Ayah
Menjelang kepergiannya, keluarga mulai merasakan tanda-tanda penurunan kondisi Hamdan ATT. Putranya, Haikal Attamimi, menyebut sang ayah mulai kesulitan makan dan semakin sering menjalani kontrol medis.
Jika sebelumnya cukup dua kali sebulan, dalam beberapa minggu terakhir Hamdan harus periksa seminggu sekali.
Haikal juga mengenang masa-masa kebersamaan dengan ayahnya yang belakangan justru semakin dekat. Kedekatan itu tumbuh setelah dia lulus SMA dan kuliah di luar kota, tepatnya di Bandung.
Dulu, saat kecil, ayahnya sibuk sehingga kurang waktu untuk mengobrol. Kedekatan yang sesungguhnya belakangan ini membuat mereka bisa sering mengobrol.
Meskipun ayahnya cenderung terlihat "galak" dari kecil, sejak Haikal lulus SMA, ayahnya mulai berubah menjadi lebih santai dan bisa diajak bicara seperti teman.
"Nasihat yang paling sering dari beliau, adalah soal salat," kata Haikal, dikutip dari Antara.