Sakit Sejak 2017, Ini Riwayat Penyakit Hamdan ATT Sebelum Meninggal Dunia
Hamdan ATT meninggal dunia setelah berjuang melawan serangkaian penyakit.
Penyanyi legendaris Hamdan ATT tutup usia pada 1 Juli 2025 pukul 12.00 WIB di kediamannya di Kramatjati, Jakarta Timur. Meninggalnya Hamdan ATT meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan para penggemarnya.
Selama delapan tahun terakhir, Hamdan ATT diketahui berjuang melawan berbagai masalah kesehatan. Meskipun penyebab pasti kematiannya belum diumumkan secara resmi, riwayat penyakit Hamdan ATT menjadi perhatian publik. Kondisi kesehatan Hamdan ATT memang telah menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Lantas, apa saja riwayat penyakit yang diderita oleh pelantun lagu "Termiskin di Dunia" ini? Berikut adalah rangkuman riwayat penyakit Hamdan ATT yang diketahui publik:
Riwayat Penyakit Stroke
Stroke menjadi salah satu penyakit yang cukup lama diderita oleh Hamdan ATT. Ia tercatat mengalami dua kali serangan stroke. Serangan stroke pertama terjadi pada tahun 2017. Akibat serangan tersebut, Hamdan ATT harus mendapatkan perawatan intensif di ICU RS Polri Kramat Jati. Empat tahun berselang, tepatnya pada tahun 2021, Hamdan ATT kembali mengalami serangan stroke.
Stroke adalah kondisi medis yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu. Hal ini dapat disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Stroke dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dan berbagai komplikasi, termasuk kelumpuhan, gangguan bicara, dan masalah memori.
Hamdan ATT mengalami dua kali serangan stroke, kondisi ini tentu berdampak signifikan pada kesehatan dan kualitas hidupnya. Stroke berulang dapat memperburuk kerusakan otak dan meningkatkan risiko komplikasi.
Pecah Pembuluh Darah di Kepala
Selain stroke, Hamdan ATT juga mengalami pecah pembuluh darah di kepala. Kondisi ini terjadi pada Oktober 2024, yang mengharuskannya dilarikan ke rumah sakit. Akibat pecah pembuluh darah tersebut, Hamdan ATT harus menjalani operasi untuk mengeluarkan cairan di otak. Setelah operasi, kondisi Hamdan ATT sempat membaik dan menunjukkan respons yang positif.
Pecah pembuluh darah di kepala merupakan kondisi yang sangat serius dan dapat mengancam jiwa. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan di dalam otak. Perdarahan ini dapat menyebabkan kerusakan otak dan berbagai komplikasi neurologis.
Operasi yang dijalani Hamdan ATT bertujuan untuk mengurangi tekanan di dalam otak akibat perdarahan. Meskipun sempat menunjukkan perkembangan positif setelah operasi, kondisi pecah pembuluh darah di kepala tetap memberikan dampak yang signifikan pada kesehatan Hamdan ATT.
Infeksi Paru-Paru dan Penurunan Fungsi Ginjal
Kondisi kesehatan Hamdan ATT semakin menurun drastis menjelang akhir hayatnya. Aisyah, salah seorang kerabat Hamdan ATT, mengungkapkan bahwa dokter mendiagnosis adanya infeksi yang membutuhkan penanganan intensif. Infeksi ini diduga terjadi di paru-paru. Selain itu, Hamdan ATT juga mengalami penurunan fungsi ginjal yang signifikan, sehingga memerlukan cuci darah secara berkala.
Infeksi paru-paru dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan komplikasi serius lainnya. Sementara itu, penurunan fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan racun di dalam tubuh dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Kombinasi antara infeksi paru-paru dan penurunan fungsi ginjal tentu semakin memperburuk kondisi kesehatan Hamdan ATT.
Pada saat-saat terakhirnya, Hamdan ATT bahkan harus menggunakan ventilator untuk membantu pernapasan. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya kondisi pernapasannya akibat infeksi paru-paru yang dideritanya.
Lagu Hits Hamdan ATT
Sepanjang karirnya, Hamdan ATT telah menciptakan banyak lagu hits yang masih populer hingga saat ini. Lagu-lagunya tidak hanya enak didengar, tetapi juga memiliki makna yang mendalam. Ia mampu menyampaikan pesan-pesan kehidupan melalui lirik-liriknya yang sederhana namun menyentuh.
Beberapa lagu hits Hamdan ATT lainnya yang perlu Anda ketahui adalah "Emas Menjadi Tembaga", "Jangan Cintai Aku", "Mabuk Judi", dan "Memory Di Kereta". Lagu-lagu ini menjadi bagian dari sejarah musik dangdut Indonesia dan terus dinikmati oleh para penggemarnya.
Selain itu, Hamdan ATT juga dikenal dengan lagu-lagu seperti "Harta dan Cinta" dan "Hidup Pas Pasan". Lagu-lagu ini menggambarkan realitas kehidupan sehari-hari dan dekat dengan masyarakat. Hal ini membuat lagu-lagunya semakin digemari dan relevan hingga saat ini.